Thailand Minta Pasukan AS Hengkang dari Phuket

Minggu, 24 Mei 2015 - 18:17 WIB
Thailand Minta Pasukan...
Thailand Minta Pasukan AS Hengkang dari Phuket
A A A
BANGKOK - Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand disebut meminta pasukan Amerika Serikat (AS) untuk pergi dari wilayah Phuket. "Pengusiran" ini dilakukan setelah Thailand menolak permintaan AS yang akan menggunakan Phuket sebagai basis untuk turut membantu pengungsi Rohingnya.

AS, yang berada di Thailand untuk menggelar latihan militer selama lima hari meminta agar pesawat mata-mata mereka diizinkan untuk terus berada di Phuket. AS akan menggunakan pesawat tersebut untuk memantau perairan di selat Malaka, dengan alasan untuk mencari para pengungsi Rohingnya.

Menurut seorang sumber di Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (24/5/2015), AS telah berulang kali meminta kepada pemerintah Thailand untuk mengabulkan permintaan mereka. Namun, menurut sumber tersebut, Thailand tetap menolak dan meminta AS untuk pergi.

"Phuket memang bisa berfungsi menjadi basis bagi patroli AS untuk membantu Rohingnya. Tapi, pemerintah Thailand sudah keburu kesal dengan sikap AS yang selalu menekan Thailand soal penyelesaian masalah imigran di dalam negeri," kata sumber tersebut dalam kondisi anonim.

"Pemerintah Thailand akhirnya memutuskan menjauhkan AS dari masalah Rohingnya, dengan meminta pergi dari pulau dan mengurusi sendiri masalah ini," sambung pejabat tersebut.
(esn)
Berita Terkait
Negara-negara Asia Tenggara...
Negara-negara Asia Tenggara Sekutu Amerika Serikat
Hasil Thailand Masters...
Hasil Thailand Masters 2023: Amri/Winny Sikat Pasangan Amerika Serikat
Perbandingan Harga Rolls-Royce...
Perbandingan Harga Rolls-Royce Nagita Slavina dengan di Thailand, dan Amerika Serikat
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Populasi Dunia Akan...
Populasi Dunia Akan Berkurang Jadi 8,8 Miliar Jiwa pada Akhir Abad Ini
Thailand Borong 8 Pesawat...
Thailand Borong 8 Pesawat Serang Ringan AT-6 Wolverine
Berita Terkini
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
17 menit yang lalu
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
57 menit yang lalu
AS Berambisi Caplok...
AS Berambisi Caplok 3 Pulau Terluar Iran, Bunuh Diri atau Raih Kemenangan Taktis?
2 jam yang lalu
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
3 jam yang lalu
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
5 jam yang lalu
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
6 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved