Fakta Anyar Penangkapan Osama dan Peran Saudi

Selasa, 12 Mei 2015 - 16:21 WIB
Fakta Anyar Penangkapan...
Fakta Anyar Penangkapan Osama dan Peran Saudi
A A A
ISLAMABAD - Wartawan investigasi peraih Pulitzer, Seymour Hersh, mengungkap fakta anyar dan kebohongan Amerika Serikat (AS) dalam penggerebekan Osama bin Laden. Fakta anyar itu menyebut peran utama intelijen Pakistan dan Arab Saudi dalam penangkapan pendiri al-Qaeda itu.

Hersh dalam laporan investigasi panjang yang dirilis hari Minggu lalu menyebut, Badan Intelijen Pakistan atau ISI telah menangkap Osama bin Laden sejak 2006. Setelah itu, Osama disembunyikan di bangunan tua di Abbottabad.

Pakistan bahkan sudah meramalkan serbuan pasukan AS di bangunan tua tempat persembunyian Osama pada tahun 2011 atau lima tahun setelah keberhasilan ISI.

Lantas, mengapa ISI menyembunyikan Osama yang sudah lama diburu AS? Menurut ivestigasi Hersh, langkah itu sengaja dilakukan intelijen Pakistan untuk mengincar hadiah besar dari AS.

“Pada bulan Agustus 2010, perwira senior intelijen Pakistan mendekati Jonathan Bank, kepala markas CIA di Kedutaan AS di Islamabad. Dia kemudian menawarkan diri untuk memberitahu CIA di mana mereka menemukan Osama bin Laden dengan imbalan uang yang ditawarkan Washington pada tahun 2001," kata Hersh. (Baca: Ini Kebohongan AS dalam Penggerebekan Osama bin Laden)

Hersh bahkan menyebut dua nama pejabat senior intelijen Paksitan yang menikmati hadiah uang dari AS atas jasanya membongkar jejak Osama bin Laden. Dua pejabat itu adalah Jenderal Ashfaq Parvez Kayani dan Jenderal Ahmed Shuja Pasha. Dengan imbalan uang itulah, kedua jenderal itu menjamin bahwa Pakistan tidak akan mengganggu operasi penyergapan Osama bin Laden oleh tim SEAL AS.

Kemudian apa peran Arab Saudi yang dibongkar Hersh? Setelah intelijen Pakistan menangkap Osama dan menyembunyikannya di bangunan tua di Abbottabad tahun 2006, Arab Saudi juga tahu soal itu. Menurut Hersh, Saudi kemudian mendanai Pakistan untuk mengawasi Osama di bangunan tua itu.

Saudi, lanjut Hersh, ingin menjauhkan jejak Osama dari intelijen AS. Alasannya, Saudi khawatir penangkapan Osama bin Laden nantinya akan menyeret Arab Saudi yang sudah lama dicurigai sebagai sekutu al-Qaeda kala itu. (Baca juga: AS Bohong Lagi, Jasad Osama Tak Dibuang ke Laut)

Sementara itu, sumber-sumber intelijen AS mengakui bahwa ISI atau Badan Intelijen Pakistan-lah yang tahu lebih awal jejak Osama bilan Laden. “Mereka tahu," kata sumber intelijen AS itu sebanyak dua kali menguatkan laporan wartawan Hersh, seperti dilansir NBC.
(mas)
Berita Terkait
Pemimpin Al-Qaeda Ayman...
Pemimpin Al-Qaeda Ayman Al-Zawahiri Muncul Lagi di Video, Masih Hidup
Sebut Osama bin Laden...
Sebut Osama bin Laden Martir, PM Pakistan Imran Khan Dikecam
Saksi Mata: AS Buang...
Saksi Mata: AS Buang Mayat Osama bin Laden ke Laut Itu Konyol
AS Tawarkan Imbalan...
AS Tawarkan Imbalan Rp58 M untuk Petinggi Al-Qaeda
5 Fakta al-Qaeda, Organisasi...
5 Fakta al-Qaeda, Organisasi Paramiliter Jihad yang Menentang Amerika Serikat
Bin Ladens Hard Drive:...
Bin Laden's Hard Drive: dari Koleksi Porno hingga Paranoia Osama bin Laden
Berita Terkini
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
1 jam yang lalu
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
1 jam yang lalu
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
3 jam yang lalu
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
3 jam yang lalu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
4 jam yang lalu
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
4 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved