Ancaman Australia ke Indonesia Dianggap Tidak Konstruktif

Jum'at, 13 Februari 2015 - 09:20 WIB
Ancaman Australia ke...
Ancaman Australia ke Indonesia Dianggap Tidak Konstruktif
A A A
CANBERRA - Ancaman pemerintah Australia untuk memboikot Indonesia jika dua warganya dieksekusi menuai kritik. Namun, cara itu danggap sebagai pendekatan yang salah.

Australia seharusnya memohon ampunan dengan cara halus, bukan mengirim pesan ancaman pemboikotan sektor wisata Indonesia. Ancaman pemboikotan sektor wisata Indonesia itu disuarakan Menteri Luar Negeri Australia, Juli Bishop. (Baca: Australia Ancam Indonesia Jika Dua Warganya Dieksekusi)

Namun Menteri Tenaga Kerja Australia, Anthony Albanese, mengatakan bahwa dia tidak memiliki kritik dari pendekatan yang sudah dilakukan pemerintahnya. “Saya pikir membuat ancaman kepada pemerintah Indonesia tidak akan konstruktif. Itulah kebenaran,” kata Albanese kepada Nine Network.

”Beberapa dari apa yang dilakukan pemerintah dengan masalah seperti ini, yang paling baik dilakukan adalah diam, diam. Saya pasti yakin dia (Menlu Bishop) telah melakukan yang terbaik, apa yang dia bisa lakukan dalam keadaan sulit,” ujarnya. (Baca juga: Australia "Mati-matian" Memohon Indonesia Ampuni Dua Warganya)

Peringatan Menlu Bishop bernada ancaman pemboikotan sektor wisata Indonesia itu disampaikan Jumat (13/2/2015). Ini untuk pertama kalinya, Australia mengirim peringatan bernada ancaman setelah dua warganya, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, yang akan dieksekusi telah dipindahkan dari Bali dan kemungkinan besar akan dieksekusi dalam beberapa hari mendatang.

”Saya pikir orang-orang Australia akan menunjukkan ketidaksetujuan mereka dalam aksi ini, termasuk dengan membuat keputusan tentang di mana mereka ingin liburan,” kata Bishop, mengacu pada ancaman pemboikotan terhadap Indonesia.
(mas)
Berita Terkait
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Kerjasama dengan UNICEF,...
Kerjasama dengan UNICEF, Australia Bantu Penanganan Covid-19 Indonesia
KJRI Melbourne Benarkan...
KJRI Melbourne Benarkan Ada WNI yang Ditangkap Karena Ngutil Tas Mewah
Wasit Yordania Adham...
Wasit Yordania Adham Makhadmeh Pimpin Laga Timnas Indonesia vs Australia
Peringkat Timnas Indonesia...
Peringkat Timnas Indonesia Terpaut Jauh dari Australia, Shin Tae-yong: Kami Tidak Gentar
Berita Terkini
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
1 jam yang lalu
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
1 jam yang lalu
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
2 jam yang lalu
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
2 jam yang lalu
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
3 jam yang lalu
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
3 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved