Balas Dendam, Hacker Top AS Serang Situs Pemerintah Rusia

Senin, 24 Oktober 2016 - 10:57 WIB
Balas Dendam, Hacker...
Balas Dendam, Hacker Top AS Serang Situs Pemerintah Rusia
A A A
WASHINGTON - Kelompok hacker top Amerika Serikat (AS) meluncurkan serangan “main hakim sendiri” terhadap website Pemerintah Rusia sebagai balas dendam atas serangan cyber yang ditargetkan terhadap AS. Dalam serangannya, kelompok hacker yang menyebut dirinya “The Jester” meninggalkan pesan peringatan keras terhadap Pemerintah Rusia.

Website Pemerintah Rusia yang diserang kelompok hacker AS adalah website Kementerian Luar Negeri, MID.ru. Serangan cyber ini terjadi pada Jumat malam.

”Kawan-kawan! Kami mengganggu pemorogaman website (Kementerian) Luar Negeri Rusia yang dijadwalkan secara berkala untuk membawa pesan penting bagi Anda (Rusia),” tulis kelompok hacker AS itu dalam pesannya.

”Hentikan itu (serangan cyber terhadap AS). Anda mungkin dapat mendorong bangsa-bangsa di sekitar Anda, tapi ini adalah Amerika. Tidak ada yang terkesan,” lanjut peringatan kelompok hacker The Jester, seperti dikutip CNN Money, kemarin.

MID.ru adalah situs resmi lembaga Rusia yang bertugas menjaga diplomasi internasional negara itu. Situs itu setara dengan situs Departemen Luar Negeri AS.

Dampak langsung serangan hacker AS ini membuat pengunjung situs Kementerian Luar Negeri Rusia mendengar suara bising seperti nada jeritan yang disertai siaran cuaca darurat.

Serangan cyber yang diklaim sebagai balas dendam itu terjadi setelah Pemerintah AS menyalahkan Rusia atas intervensi politik Washington. Badan intelijen Rusia telah dituduh melakukan peretasan e-mail Komite Nasional Demokrat (DNC) dan situs organisasi Partai Demokrat.

Peretasan itu, menurut AS, berdampak pada bocornya informasi rahasia kubu kandidat presiden Hillary Clinton yang mempengaruhi Pemilu AS. Bocoran e-mail itu telah dipublikasikan WikiLeaks. Tapi, Rusia membantah sebagai pelaku peretasan.

Kelompok hacker The Jester dalam aksinya menolak Presiden Vladimir Putin yang ditampilkan di grafiti halaman website-nya.

"Mari kita nyata, saya tahu itu, bahkan jika by-proxy, dan Anda tahu itu,” bunyi peringatan The Jester yang ditujukan pada Putin. ”Sekarang, ke ruangan Anda. Sebelum saya marah,” lanjut peringatan itu.

Di masa lalu, The Jester telah melemahkan situs dan forum komunikasi kelompok jihadis sebagai perlawanan terhadap teroris. Mantan agen FBI telah menyebut kelompok hacker AS ini dengan sebutan “the Batman of the internet”.

Dalam sebuah wawancara dengan CNNMoney, The Jester mengatakan bahwa dia memilih untuk menyerang Rusia karena frustrasi atas serangan cyber DNS besar-besaran terhadap internet AS.

”Saya ingin menyodok mata mereka dan berhenti merasa seperti AS, hanya mengambil di dagu. Sekali lagi,” katanya. ”Saya tidak akan duduk-duduk menonton ini. f---- rs menertawakan kami."
(mas)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
Denmark dan Greenland...
Denmark dan Greenland Bentuk Front Perlawanan untuk Melawan AS
6 menit yang lalu
Israel Serang Sekolah...
Israel Serang Sekolah di Gaza, 27 Orang Tewas
51 menit yang lalu
Demi Keamanan Nasional,...
Demi Keamanan Nasional, Staf Kedubes AS di China Dilarang Berkencan dengan Penduduk Lokal
2 jam yang lalu
Meski Bersitegang, AS...
Meski Bersitegang, AS Tidak Akan Tinggalkan NATO, Berikut 3 Alasannya
3 jam yang lalu
Taiwan Lawan Tekanan...
Taiwan Lawan Tekanan China di PBB, Tegaskan Status sebagai Negara Berdaulat
3 jam yang lalu
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
9 jam yang lalu
Infografis
AS Mengakui Perang Ukraina...
AS Mengakui Perang Ukraina Adalah Perang Proksi AS dengan Rusia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved