Pekerja Filipina di Saudi: Bawa Kami Pulang

Senin, 08 Agustus 2016 - 21:07 WIB
Pekerja Filipina di...
Pekerja Filipina di Saudi: Bawa Kami Pulang
A A A
JAKARTA - Ribuan pekerja Filipina yang terdampar di Arab Saudi memohon kepada pemerintah Filipina untuk mempercepat pemulangan mereka. Ribuan pekerja Filipina itu menjadi pengangguran karena adanya PHK besar-besaran di Saudi yang dipicu oleh anjloknya harga minyak.

Beberapa dari pekerja itu belum dibayar selama berbulan-bulan. Mereka juga terpaksa mengais-ngais tempat sampah untuk mendapatkan makanan. Pemerintah Filipina sendiri mengaku akan segera mengirimkan tim ke Saudi untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan hukum pada para pekerja itu.

Tim diperkirakan akan tiba pada pertengahan pekan ini. Menurut Departemen Luar Negeri Filipina, tim akan fokus pada pekerja yang kesulitan mendapat makanan, membutuhkan perawatan medis dan layanan dukungan lainnya.

Namun, kelompok pemerhati migran Filipina menyebut, repatriasi harus menjadi fokus utama. "Itu adalah bantuan awal, tapi kami memberitahu pemerintah untuk berkonsentrasi pada repatriasi," ujar Mario Ben, kepala kelompok pemerhati migran Filipina, Migrante International di Arab Saudi, seperti dikutip dari Reuters, Senin (8/8).

"Lebih baik bagi para pekerja untuk pulang sesegera mungkin. Mereka ingin kembali dan mencari pekerjaan di tempat lain," lanjutnya. Ben mengatakan, repatriasi harus segera dilakukan, di saat pemerintah Filipina dan Saudi membuat kesepakatan untuk memulihkan upah bagi para pekerja Filipina yang biasanya sekitar USD 400-500 per bulan.

Migrante International memperkirakan, saat ini ada sekitar 11.000 pekerja konstruksi Filipina yang telah kehilangan pekerjaan. Menurut Ben, para pekerja yang terkena PHK itu bisa bertahan berkat bantuan masyarakat Filipina yang ada di Saudi.
(esn)
Berita Terkait
Filipina Cabut Larangan...
Filipina Cabut Larangan Pengiriman Tenaga Kerja ke Arab Saudi
Filipina Puji Langkah...
Filipina Puji Langkah Saudi Beri Kompensasi Pekerja Migran yang Tak Dibayar
Profil Aidh Al-Qarni,...
Profil Aidh Al-Qarni, Ulama Arab Saudi yang Pernah Jadi Korban Penyerangan di Filipina
Begini Suasana Perayaan...
Begini Suasana Perayaan Hari Valentine di Arab Saudi
Arab Saudi Segera Buka...
Arab Saudi Segera Buka Toko Alkohol Pertama
Pangeran Badr bin Abdul...
Pangeran Badr bin Abdul Mohsin yang Memajukan Tradisi dan Budaya Saudi Meninggal pada Usia 75 Tahun
Berita Terkini
Perang Iran Makin Sengit,...
Perang Iran Makin Sengit, AS Keluarkan Travel Warning Seluruh Dunia untuk Warganya
57 menit yang lalu
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
1 jam yang lalu
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
2 jam yang lalu
Perang Iran Makin Panas,...
Perang Iran Makin Panas, AS Kerahkan Banyak Jet Tempur Siluman F-35 ke Timur Tengah
3 jam yang lalu
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
4 jam yang lalu
2 Tentaranya Tewas,...
2 Tentaranya Tewas, AS Luncurkan Serangan Baru untuk Menghukum Iran dengan Cepat
5 jam yang lalu
Infografis
Usia Pensiun Pekerja...
Usia Pensiun Pekerja di Indonesia Naik Jadi 59 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved