Rusia Mengaku Terkejut dengan Tuntutan Diplomat AS

Rabu, 22 Juni 2016 - 19:16 WIB
Rusia Mengaku Terkejut...
Rusia Mengaku Terkejut dengan Tuntutan Diplomat AS
A A A
MOSKOW - Pemerintah Rusia mengaku masih tidak habis pikir dengan tuntutan yang diajukan oleh para diplomat Amerika Serikat (AS). Beberapa waktu lalu, Puluhan diplomat AS menandatangani sebuah memo yang berisi desakan untuk melakukan serangan terhadap Presiden Suriah Bashar al-Assad.

"Panggilan untuk solusi militer guna menyelesaikan konflik Suriah oleh sekelompok diplomat AS adalah sesuatu yang mengejutkan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova.

"Kami benar-benar dikejutkan dengan kenyataan bahwa karyawan Departemen Luar Negeri AS menandatangani surat soal skenario militer untuk melakukan serangan terhadap Suriah, skenario militer memecahkan masalah Suriah harus dilaksanakan," katanya.

Zakharova, seperti dilansir Itar-tass pada Rabu (22/6), menambahkan, satu hal yang paling membuat dia dan pemerintah Rusia terkejut adalah memo itu disampaikan oleh para diplomat. Dimana, menurut Zakharova, para diplomat harusnya lebih paham bahwa diplomasi lebih baik dari senjata.

"Kami terkejut oleh hal ini, karena ditandatangani oleh diplomat, yaitu, orang-orang yang harus berurusan dengan penyelesaian politik damai," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, lebih dari 50 diplomat Departemen Luar Negeri AS telah menandatangani memo internal tajam yang mengecam kebijakan AS di Suriah. Mereka mendesak Pemerintah AS melakukan serangan militer terhadap rezim Presiden Assad.

Tujuannya, untuk menghentikan pelanggaran gencatan senjata di negara yang dilanda perang saudara itu. Memo ”dissent channel cable" itu ditandatangani oleh 51 pejabat menengah hingga tinggi di Departemen Luar Negeri AS yang terlibat dengan memberi nasihat tentang kebijakan AS tentang krisis Suriah.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
55 menit yang lalu
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
1 jam yang lalu
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
2 jam yang lalu
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
3 jam yang lalu
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
5 jam yang lalu
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
5 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved