Soal Suriah, Obama Bingung dengan Sikap Parlemen AS
Minggu, 24 April 2016 - 15:52 WIB
Soal Suriah, Obama Bingung dengan Sikap Parlemen AS
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengaku bingung dengan sikap yang ditujunkan oleh Parlemen AS. Menurutnya, di satu sisi Parlemen menolak aksi AS di Suriah, tapi di sisi lain Parlemen ingin berbuat sesuatu di negara tersebut.
"Mereka (Parlemen) tidak menyetujui tindakan di Suriah, tapi masih ingin AS untuk melakukan sesuatu tentang hal itu. Anda tidak bisa mendapatkan keduanya," ucap Obama seperti dilansir BBC pada Minggu (24/4).
Obama mengatakan, Suriah adalah salah satu dari banyak masalah yang bersifat transnasional dan memerlukan respon transnasional. Dirinya menyebut, AS tidak bisa tinggal diam dan tidak memperdulikan masalah yang terjadi di dunia internasional.
"Ini akan menjadi, saya pikir, menggoda, untuk banyak orang, untuk percaya bahwa kita dapat menarik jembatan gantung dan bahwa kita dapat mengukir parit di sekitar diri kita sendiri dan tidak harus berurusan dengan masalah di seluruh dunia," sambungnya.
"Tapi, tanpa kerjasama dan aliansi, kita akan jauh lebih lemah dan kami tidak akan memecahkan masalah ini," sambungnya.
Obama di kesempatan yang sama juga menuturkan bahwa dirinya takut gencatan senjata yang rapuh antara pasukan pemerintah dan pemberontak moderat akan berakhir, karena terus terjadinya pertempuran di Suriah.
"Mereka (Parlemen) tidak menyetujui tindakan di Suriah, tapi masih ingin AS untuk melakukan sesuatu tentang hal itu. Anda tidak bisa mendapatkan keduanya," ucap Obama seperti dilansir BBC pada Minggu (24/4).
Obama mengatakan, Suriah adalah salah satu dari banyak masalah yang bersifat transnasional dan memerlukan respon transnasional. Dirinya menyebut, AS tidak bisa tinggal diam dan tidak memperdulikan masalah yang terjadi di dunia internasional.
"Ini akan menjadi, saya pikir, menggoda, untuk banyak orang, untuk percaya bahwa kita dapat menarik jembatan gantung dan bahwa kita dapat mengukir parit di sekitar diri kita sendiri dan tidak harus berurusan dengan masalah di seluruh dunia," sambungnya.
"Tapi, tanpa kerjasama dan aliansi, kita akan jauh lebih lemah dan kami tidak akan memecahkan masalah ini," sambungnya.
Obama di kesempatan yang sama juga menuturkan bahwa dirinya takut gencatan senjata yang rapuh antara pasukan pemerintah dan pemberontak moderat akan berakhir, karena terus terjadinya pertempuran di Suriah.
(esn)