Turki-AS Bersitegang Soal Kurdi Suriah

Minggu, 21 Februari 2016 - 15:43 WIB
Turki-AS Bersitegang...
Turki-AS Bersitegang Soal Kurdi Suriah
A A A
ANKARA - Perdana Menteri Turki, Ahmet Davutoglu, menyerukan dukungan tanpa syarat dari Amerika Serikat (AS) untuk memerangi militan Kurdi Suriah, YPG. Apa yang dilakukan oleh Davutoglu menunjukkan terjadinya ketegangan antara Ankara dengan Washington terkait kebijakan terhadap kelompok YPG.

"Satu-satunya hal yang kita harapkan dari sekutu kami, AS adalah untuk mendukung Turki tanpa syarat," kata Davutoglu dalam sebuah konferensi pers seperti dilansir dari Reuters, Minggu (21/2/2016).

Turki menuding sayap militer kelompok Kurdi Suriah, YPG, dalang serangan bom yang menewaskan 28 orang di Ankara pada Rabu lalu. AS, yang menganggap YPG sebagai sekutu di Suriah, mengatakan mereka tidak dalam posisi untuk mengkonfirmasi atau menyangkal tuduhan tersebut.

"Jika nyawa 28 korban tewas telah diklaim sebagai korban serangan teroris, kita hanya bisa berharap mereka mengatakan ancaman terhadap Turki juga ancaman terhadap mereka," kata Davutoglu lagi.

Sebelumnya, Washington telah meminta Turki untuk menghentikan serangan terhadap YPG. Namun, Ankara mengatakan mereka melakukannya sesuai dengan aturan dan sebagai tanggapan atas serangan lintas perbatasan yang dilakukan para pemberontak.
(ian)
Berita Terkait
Erdogan: Sanksi Amerika...
Erdogan: Sanksi Amerika Serikat Tidak Menghormati Turki
Erdogan: Turki Kirim...
Erdogan: Turki Kirim Peralatan Medis ke Amerika Serikat
9 Negara Sekutu Utama...
9 Negara Sekutu Utama Amerika Serikat di Timur Tengah
Erdogan: Gaza adalah...
Erdogan: Gaza adalah Tanah Palestina, Amerika Serikat Harus Menerimanya
Lawan COVID-19, Turki...
Lawan COVID-19, Turki Kirim Bantuan Peralatan Medis ke ASĀ 
Turki Kecam Laporan...
Turki Kecam Laporan Komisi Kebebasan Beragama Internasional AS
Berita Terkini
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
54 menit yang lalu
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
1 jam yang lalu
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
4 jam yang lalu
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
5 jam yang lalu
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
6 jam yang lalu
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
7 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved