Kapal Rusia Intai Pangkalan Kapal Selam Nuklir AS, Pentagon Panik

Jum'at, 04 September 2015 - 08:59 WIB
Kapal Rusia Intai Pangkalan...
Kapal Rusia Intai Pangkalan Kapal Selam Nuklir AS, Pentagon Panik
A A A
WASHINGTON - Pentagon panik dengan sepak terjang kapal mata-mata Rusia yang mengintai pangkalan kapal selam nuklir Amerika Serikat (AS) di dekat Atlantik Utara. Pentagon bahkan mengerahkan kapal-kapal militer, pesawat terbang hingga satelit pengintai untuk memantau pergerakan kapal mata-mata Rusia itu.

Kapal mata-mata Rusia bernama Yantar itu sejatinya berada di perairan internasional. Sehingga tidak bisa dianggap melanggar aturan apapun.

Namun, pejabat senior Pentagon mengatakan kepada Fox News, bahwa Pentagon tidak berhenti memantau sejak kapal mata-mata Rusia itu terlacak satelit di Atlantik Utara.

Saat ini, kapal mata-mata Yantar bergerak ke wilayah di dekat Kuba. Menurut laporan media AS itu, Pentagon tidak bisa menyembunyikan kepanikannya tentang fakta bahwa kapal Yantar sempat berada di sebuah wilayah lepas pantai yang berjarak 300 mil dari pangkalan kapal selam nuklir AS di Kings Bay, Georgia.

Pentagon tak peduli meskipun keberadaan kapal mata-mata Rusia itu masih ada di wilayah internasional.

“Saya bisa mengkonfirmasi bahwa kami menyadari kapal Rusia beroperasi di perairan internasional, di lepas pantai timur Amerika Serikat,” kata pejabat Pentagon, Letnan Kolonel Tom Crosson kepada Sputnik yang dilansir Jumat (4/9/2015). ”Kami (Departemen Pertahanan AS) tidak mendiskusikan hal ini dengan Rusia,” katanya lagi.

Spesifikasi kapal mata-mata Yantar pernah diungkap pejabat Kementerian Pertahanan Rusia, Mei lalu. Kapal itu memang diandalkan untuk riset oseanografi terbaru. Namun, terkait sepak terjangnya yang mendekati pangkalan kapal selam nuklir AS, Rusia tidak bersedia mengkonfirmasi.

“(Kapal) Yantar dilengkapi dengan fasilitas unik di dalamnya, untuk penelitian ilmiah yang memungkinkan kapal itu untuk mengumpulkan data tentang lingkungan laut, baik dalam kondisi bergerak maupun tertahan,” kata Kepala Departemen Penelitian Laut di Kementerian Pertahanan Rusia, Alexei Burilichev.
(mas)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
24 menit yang lalu
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
1 jam yang lalu
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
2 jam yang lalu
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
2 jam yang lalu
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
3 jam yang lalu
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
4 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved