Rusia Dikhianati Sekutunya yang Diam-diam Bantu Ukraina sejak Perang Pecah

Kamis, 19 Januari 2023 - 10:56 WIB
loading...
A A A
"Menteri pertahanan saya tidak dapat menggunakan kata operasi daripada kata perang. Anda tidak dapat menyebutnya operasi ketika ribuan tentara dari satu pihak dan pihak lain telah terbunuh," kata mantan perdana menteri itu dalam pernyataan yang disiarkan televisi, seperti dikutip Reuters.

"Kepentingan Bulgaria bukanlah menundukkan kepala. Ketika kami melihat sesuatu yang tidak kami setujui, sesuatu yang begitu jelas, kami tidak bisa diam."

Sebuah jajak pendapat yang dirilis pada April 2022 menunjukkan penurunan tajam dalam dukungan untuk Presiden Rusia Vladimir Putin di negara bagian Balkan yang kecil, melihat popularitasnya berkurang setengahnya dibandingkan dengan penelitian yang dilakukan tahun sebelumnya.

Pada bulan Mei, Parlemen Bulgaria memberikan suara untuk menyetujui pengiriman dukungan teknis kepada angkatan bersenjata Ukraina tetapi berhenti mengirim bantuan militer langsung ke Kiev.

Bulan berikutnya, Petkov mengatakan Sofia telah berbuat cukup untuk mendukung upaya perang Ukraina.

"Kami telah mendukung para pengungsi yang masuk, kami telah mengirim semua jenis bantuan kemanusiaan, kami juga terlibat dalam perbaikan senjata berat Ukraina dan kami sejalan dengan semua sanksi terhadap Rusia," katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Iran Menggila! Markas...
Iran Menggila! Markas Jet Tempur F-18 AS di Pangkalan Udara Al-Azraq Yordania Dibombardir
Trump Kumpulkan Pejabat...
Trump Kumpulkan Pejabat AS di Situation Room Gedung Putih, Bahas Serangan Dahsyat ke Iran
Rekomendasi
UNJ Dorong Pendidikan...
UNJ Dorong Pendidikan Inklusif melalui Penguatan Kapasitas Guru di PKBM Ghaisan Cendekia
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
Pemerintah Bakal Batasi...
Pemerintah Bakal Batasi Konten LGBT, Aturan Teknis Masih Disiapkan
Berita Terkini
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved