Jenderal Top AS Inspeksi Pasukan Ukraina

Selasa, 17 Januari 2023 - 22:09 WIB
loading...
A A A
Perjalanan itu bertepatan dengan perluasan program pelatihan AS untuk pasukan Ukraina di pangkalan Grafenwoehr hanya satu hari sebelumnya, dengan Milley mengatakan Pentagon sekarang berharap untuk mengirimkan 500 tentara siap tempur dalam lima sampai delapan minggu.

Dia menambahkan bahwa program tersebut akan fokus pada pelatihan senjata gabungan – mengacu pada kerja sama medan perang antara unit infanteri, lapis baja, artileri, dan udara.

Tentara Ukraina akan menerima instruksi tentang berbagai macam senjata dan peralatan selama beberapa minggu ke depan, termasuk Kendaraan Tempur Bradley yang terkandung dalam paket senjata terbaru AS senilai USD3 miliar untuk Kiev.

Milley mencatat bahwa Pentagon telah menawarkan pelatihan serupa kepada tentara Ukraina sejak sebelum konflik saat ini meletus, tetapi mengatakan penasihat Amerika lebih fokus pada instruksi untuk perlengkapan tertentu yang dipasok AS sejak Februari lalu.

Baca: Rusia Ganti Komandan Perang Ukraina, AS: Gak Ngaruh!

Namun, meskipun sekitar USD25 miliar bantuan militer langsung telah disetujui oleh Gedung Putih sejak Februari lalu, Kiev telah meminta pasokan tambahan, khususnya meminta lapis baja berat seperti tank tempur utama M1 Abrams. Washington tampaknya tidak mau mengabulkan keinginan itu untuk saat ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Houthi Akan Tutup Selat...
Houthi Akan Tutup Selat Bab el-Mandeb Jika AS Serang Fasilitas Energi Iran
Perayaan Juara Spanyol...
Perayaan Juara Spanyol Makan Korban, Remaja 13 Tahun Tewas gegara Air Mancur Roboh
Rekomendasi
OTT di Lombok Barat,...
OTT di Lombok Barat, KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
Pakar Hukum: Secara...
Pakar Hukum: Secara Yuridis Pemeriksaan Mantan Jampidsus Tak Perlu Izin Kapolri dan Pejabat Negara Lainnya
Berita Terkini
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved