Nepal Akan Kirim FDR Yeti Airlines ke Prancis

Selasa, 17 Januari 2023 - 17:07 WIB
loading...
A A A
Pakar penerbangan mengatakan tampaknya turboprop terhenti di ketinggian rendah saat mendekati bandara, tetapi tidak jelas mengapa.

Dari rekaman video smartphone dari darat beberapa detik sebelum pesawat jatuh, orang-orang dapat melihat ATR 72 hidung pesawat terlihat tinggi, sudut high angle of attack, dengan sayap pada sudut bank yang sangat tinggi, dekat dengan tanah,” kata Bob Mann, seorang penerbangan analis dan konsultan.

“Apakah itu karena kehilangan tenaga, atau salah menilai energi, arah, atau profil pendekatan pesawat, dan mencoba untuk mengubah energi atau pendekatan, sikap pesawat itu kemungkinan akan mengakibatkan terhentinya aerodinamis dan hilangnya ketinggian dengan cepat, ketika sudah mendekati tanah,” katanya dalam email.

Pakar penerbangan Patrick Smith, yang menerbangkan pesawat Boeing 757 dan 767 dan menulis kolom berjudul “Ask the Pilot,” memperingatkan bahwa banyak detail yang masih belum diketahui tentang kecelakaan itu, tetapi mengatakan bahwa tampaknya pesawat kehilangan kontrol di ketinggian rendah.

“Salah satu kemungkinannya adalah tanggapan yang salah terhadap kerusakan mesin,” katanya kepada The Associated Press melalui email.

Otoritas Penerbangan Sipil Nepal mengatakan pesawat terakhir melakukan kontak dengan bandara dari dekat Ngarai Seti pada pukul 10:50 pada hari Minggu sebelum jatuh.

Pesawat tersebut membawa 68 penumpang, termasuk 15 warga negara asing dan empat awak pesawat. Orang asing itu termasuk lima orang India, empat orang Rusia, dua orang Korea Selatan, dan masing-masing satu orang dari Irlandia, Australia, Argentina, dan Prancis. Pokhara adalah pintu gerbang ke Sirkuit Annapurna, jalur pendakian populer di Himalaya.

Baca:Selfie Terakhir Blogger Cantik sebelum Yeti Airlines Jatuh Mengerikan

Pihak berwenang mulai menyerahkan jenazah kepada kerabat pada Selasa pagi, namun jenazah orang asing dan mereka yang tidak dikenal akan dikirim ke Kathmandu untuk penyelidikan lebih lanjut, kata para pejabat.

Pemakaman para korban, yang sebagian besar berasal dari daerah tersebut, diharapkan dilakukan di Pokhara dan distrik terdekat. Yang tewas termasuk seorang agen pemasaran farmasi yang akan menemani saudara perempuannya saat dia melahirkan, dan seorang pendeta dari kelompok agama Korea yang sedang bepergian ke sekolah yang dia dirikan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Resmi Mendakwa Mantan...
AS Resmi Mendakwa Mantan Presiden Kuba Raul Castro atas Penembakan 2 Pesawat
2 Jet Tempur EA-18 AS...
2 Jet Tempur EA-18 AS Tabrakan, Jatuh, dan Meledak, 4 Awak Melontarkan Diri
AS Hendak Mendakwa Eks...
AS Hendak Mendakwa Eks Presiden Kuba Raul Castro atas Penembakan 2 Pesawat yang Kabur ke Amerika
Pesawat Frontier Bawa...
Pesawat Frontier Bawa 231 Orang Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas, Potongan Tubuh Korban Berserakan
Viral! Pekerja Maskapai...
Viral! Pekerja Maskapai Curi Pesawat dan Bermanuver Gila di Langit hingga Berakhir Maut
RSP Menang Pemilu, Pengaruh...
RSP Menang Pemilu, Pengaruh China di Nepal Berpotensi Menurun
Ekor Helikopter PK-CFX...
Ekor Helikopter PK-CFX yang Hilang Kontak Ditemukan di Sekadau Kalbar
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Tewaskan 46 Orang, Korban Hilang Juga Bertambah
Rekomendasi
Kasus Rabies Renggut...
Kasus Rabies Renggut Nyawa Pelajar, DPRD Nagakeo Minta Pemda Perkuat Pengendalian
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Bagikan Pangan Gratis untuk Warga Duri Kepa
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
Berita Terkini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved