Rusia Ganti Komandan Perang Ukraina, AS: Gak Ngaruh!

Sabtu, 14 Januari 2023 - 06:54 WIB
loading...
Rusia Ganti Komandan...
Kepala Staf Umum Rusia Valery Gerasimov (kiri) ditunjuk menggantikan Sergey Surovikin (kanan) sebagai komandan perang di Ukraina. Foto/Radio Free Europe
A A A
WASHINGTON - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menyebut penggantian komandan perang Rusia di Ukraina sebagai "kegilaan." Departemen itu mengatakan banyak perombakan tidak akan mengubah hasilnya.

Ditanya oleh kantor berita Turki, Anadolu, tentang kemungkinan implikasi dari penunjukan Jenderal Valery Gerasimov untuk menggantikan Sergei Surovikin, juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price mengatakan: "Itu benar-benar pertanyaan yang lebih baik untuk Federasi Rusia."

"Dari sudut pandang kami, saya teringat salah satu definisi kegilaan, yaitu melakukan hal yang sama berulang kali dan mengharapkan hasil yang berbeda," kata Price kepada wartawan.

“Kami telah melihat Rusia menunjuk berbagai komandan pasukannya di Ukraina berkali-kali sekarang, setiap kali mencari seseorang yang lebih senior, lebih berpengalaman, konon lebih efektif, hanya untuk menemukan hasil yang persis sama,” ujarnya seperti dikutip dari Anadolu, Sabtu (14/1/2023).

Baca: Panglima Militer Rusia Turun Tangan, Sinyal Perang Ukraina Makin Berbahaya

Price menekankan bahwa Rusia mungkin mencoba mengubah dinamika sekali lagi dengan komandan baru.

"Tetapi dinamika yang lebih luas, dinamika yang mendasarinya tidak akan berubah," ucapnya.

Sebelumnya pada Rabu lalu, Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan bahwa Kepala Staf Umum Valery Gerasimov telah ditunjuk sebagai komandan pasukan Rusia di Ukraina. Ia menggantikan Sergei Surovikin yang baru bertugas selama tiga bulan.

Perubahan itu diumumkan oleh menteri pertahanan Rusia Sergei Shoigu, dan digambarkan sebagai peningkatan tingkat kepemimpinan operasi khusus - sebutan Moskow untuk invasi ke Ukraina.

Baca: Jenderal Armageddon Dicopot, Pakar: Ada Pertikaian di Antara Petinggi Militer Rusia

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan perubahan itu dirancang untuk meningkatkan efektivitas operasi militer di Ukraina dan kebutuhan untuk mengatur interaksi yang lebih dekat antara jenis dan senjata pasukan.

Terkenal karena kekejaman dan kebrutalannya, Surovikin adalah seorang veteran militer yang bertugas dalam perang Uni Soviet dengan Afghanistan pada 1980-an.

Pria berusia 56 tahun itu terkenal karena memerintahkan pasukan untuk menembaki pengunjuk rasa pro-demokrasi di Moskow, ketika tiga orang terbunuh pada hari-hari terakhir Uni Soviet pada tahun 1991.

Pada 2017, Surovikin yang dijuluki sebagai Jenderal Armageddon memimpin intervensi pasukan Rusia selama Perang Suriah.

Baca: Rusia Copot Jenderal Armageddon dari Komandan Perang Ukraina
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
Ledakan di China Selatan...
Ledakan di China Selatan tewaskan Setidaknya 7 Orang
SpaceX Pecahkan Rekor...
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun
Rekomendasi
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Berita Terkini
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved