Ukraina dan Rusia Sepakati Pertukaran 40 Tahanan Perang

Jum'at, 13 Januari 2023 - 03:30 WIB
loading...
Ukraina dan Rusia Sepakati...
Ukraina dan Rusia Sepakati Pertukaran 40 Tahanan Perang. FOTO/Reuters
A A A
KIEV - Rusia dan Ukraina masing-masing menyepakati pertukaran 40 tawanan perang . Hal itu diungkapkan Komisaris Hak Asasi Manusia Rusia, Tatyana Moskalkova, Rabu (11/1/2023), setelah bertemu rekannya dari Ukraina Dmytro Lubinets di Turki.

Moskalkova dan Lubinets bertemu di sela-sela konferensi ombudsman internasional di Ankara. Foto yang beredar menunjukkan mereka duduk di sisi meja yang berseberangan.

Baca: Ukraina-Rusia Kembali Lakukan Pertukaran Tawanan Perang

“Sangat penting bahwa ombudsman Ukraina dan Rusia, dengan tidak adanya hubungan diplomatik (antara kedua negara), mengambil tindakan nyata untuk membantu masyarakat,” kata Moskalkova kepada wartawan, seperti dikutip dari Reuters.

Rusia dan Ukraina telah melakukan banyak pertukaran tahanan - terakhir pada hari Minggu - masing-masing berjumlah ratusan tawanan selama perang, yang sekarang memasuki bulan ke-11.

Sebelumnya, Moskalkova mengatakan di aplikasi perpesanan Telegram, bahwa dia dan Lubinets juga telah membahas masalah hilangnya prajurit di kedua sisi, dan masalah kemanusiaan sipil.

Dia mengatakan telah meminta Lubinets untuk membantu warga Ukraina yang ingin mengunjungi kerabat di Rusia.
Mengingat kesulitan saat ini untuk membangun koridor kemanusiaan di dalam Ukraina, dia mengatakan para ombudsman harus membantu orang-orang tertentu untuk berpindah antar wilayah dan negara, dengan mengatakan bahwa Turki dapat memainkan peran penting.

Baca: Sempat Dinyatakan Hilang, Rusia Bebaskan Puluhan Tawanan Perang Ukraina

Secara terpisah, kantor berita milik negara Rusia RIA mengutip Moskalkova yang mengatakan “kata-kata penting tentang perlunya gencatan senjata” di Ukraina telah diucapkan selama pertemuannya dengan rekan-rekannya dari Ukraina dan Turki.

Moskalkova mengatakan, gencatan senjata diperlukan untuk menghentikan pelanggaran hak asasi manusia, lapor RIA. Dia juga meminta Turkiy, sekutu NATO, untuk berhenti memasok senjata ke Ukraina.
Saat Moskalkova dan Lubinets bertemu di Ankara, pertempuran sengit berkecamuk di kota kecil Soledar di timur Ukraina.

Keduanya kemudian akan mengunjungi istana kepresidenan Turki, di mana Presiden Tayyip Erdogan dijadwalkan untuk berpidato di konferensi tersebut.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Heboh! Pentagon Sempat...
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
Cerita Shakira Kembali...
Cerita Shakira Kembali Bawakan Lagu Anthem Piala Dunia, Harus Membuat Orang Menari
Rekomendasi
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Perbandingan Harga Tiket...
Perbandingan Harga Tiket Piala Dunia 2022 vs 2026 Bikin Melongo: Final Tembus Rp113 Juta
Amerika Serikat Permak...
Amerika Serikat Permak Paraguay 4-1: Folarin Balogun Cetak Brace
Berita Terkini
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved