Ratusan Organisasi HAM di Seluruh Dunia Desak Biden Tutup Penjara Guantanamo
Kamis, 12 Januari 2023 - 23:00 WIB
loading...
A
A
A
"Kami mendesak Anda untuk bertindak tanpa penundaan, dan dengan cara yang adil yang mempertimbangkan kerugian yang dilakukan terhadap orang-orang yang telah ditahan tanpa dakwaan atau pengadilan yang adil selama dua dekade," tambah pernyataan itu.
Baca: Belum Pernah Terlihat, Foto-foto Hari-hari Awal Kamp Guantanamo Dirilis NYT
Sementara itu, rapat umum virtual diadakan Rabu untuk menandai 21 tahun sejak pembukaan penjara militer AS di Teluk Guantanamo, yang didirikan setelah serangan teroris 11 September 2001 untuk menahan tersangka teroris yang ditangkap di Afghanistan, Irak, dan di tempat lain.
Acara virtual tersebut dihadiri oleh banyak orang dari berbagai lokasi, termasuk aktivis, pengacara, dan pembela hak asasi manusia, yang menuntut penutupan penjara terkenal yang disewa AS dari Kuba pada tahun 1903 sebagai stasiun batu bara dan pangkalan angkatan laut.
Di antara para pembicara adalah Daphne Eviatar, Direktur Keamanan Hak Asasi Manusia Amnesty International USA, Aliya Hana Hussain, Manajer Program Advokasi di Pusat Hak Konstitusional dan Andy Worthington dari kampanye Tutup Guantanamo serta para advokat lainnya, bersama Lu Aya, co- pendiri The Peace Poets, moderator.
Baca: Belum Pernah Terlihat, Foto-foto Hari-hari Awal Kamp Guantanamo Dirilis NYT
Sementara itu, rapat umum virtual diadakan Rabu untuk menandai 21 tahun sejak pembukaan penjara militer AS di Teluk Guantanamo, yang didirikan setelah serangan teroris 11 September 2001 untuk menahan tersangka teroris yang ditangkap di Afghanistan, Irak, dan di tempat lain.
Acara virtual tersebut dihadiri oleh banyak orang dari berbagai lokasi, termasuk aktivis, pengacara, dan pembela hak asasi manusia, yang menuntut penutupan penjara terkenal yang disewa AS dari Kuba pada tahun 1903 sebagai stasiun batu bara dan pangkalan angkatan laut.
Di antara para pembicara adalah Daphne Eviatar, Direktur Keamanan Hak Asasi Manusia Amnesty International USA, Aliya Hana Hussain, Manajer Program Advokasi di Pusat Hak Konstitusional dan Andy Worthington dari kampanye Tutup Guantanamo serta para advokat lainnya, bersama Lu Aya, co- pendiri The Peace Poets, moderator.
Lihat Juga :