Fakta Che Guevara, Sosok Revolusioner yang Menjadi Sahabat Soekarno

Senin, 09 Januari 2023 - 14:51 WIB
loading...
Fakta Che Guevara, Sosok...
Presiden Soekarno bertemu Che Guevara (kanan). Foto/twitter
A A A
HAVANA - Che Guevara dikenal sebagai pejuang revolusi, dokter, penulis, pemimpin gerilyawan, diplomat, dan pakar teori militer asal Argentina yang berhaluan Marxis. Ia juga memiliki peran penting dalam revolusi Kuba.

Ketika masih menjadi mahasiswa kedokteran di Argentina, Che Guevara melakukan perjalanan ke beberapa negara Amerika Selatan dengan sepeda motor bersama sahabatnya, Alberto Granado.

Mereka sempat melihat penderitaan dan kelaparan para petani miskin di negara-negara yang mereka kunjungi.

Pria kelahiran 14 Juni 1928 di Rosario, Argentina ini kemudian berhasil membangkitkan semangat perjuangan dalam perjalanan sejarah manusia, khususnya di wilayah yang sedang berkonflik, untuk membebaskan hak-haknya.

Baca juga: Dipersulit Gabung NATO, Swedia Sebut Permintaan Turki Terlalu Banyak

Guevara juga tertarik terhadap karya-karya sastra, ia merupakan seorang penulis yang menulis buku panduan tentang perang gerilya.

Di dalam kisah perjuangan sosok Guevara, ternyata ia merupakan sahabat dari presiden pertama Indonesia, Soekarno.

Keduanya saling mengagumi dan memiliki hasrat yang sama untuk mengembangkan negara. Hal ini bermula ketika Che Guevara bersama Fidel Castro memenangkan revolusi di Kuba.

Pada Juni 1959, Castro meminta Guevara untuk mengunjungi negara-negara Asia dan menemui Soekarno di Jakarta serta beberapa tokoh gerakan non-blok. Indonesia menjadi tuan rumah Konferensi Asia Afrika saat itu.

Soekarno dan Che Guevara berdiskusi panjang tentang revolusi di negara masing-masing. Keduanya memiliki kedekatan yang erat karena sama-sama merupakan anti-imperialis.

Selain berkunjung ke Indonesia, Guevara juga menjalin kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Kuba. Ia juga sempat mengunjungi Candi Borobudur.

Usai menemui Soekarno, Guevara sangat terkesan dengan Soekarno dan mengajaknya berkunjung ke Kuba. Setahun setelah Guevara mengunjungi Indonesia, giliran Presiden Soekarno yang mengunjungi Kuba pada 1960.

Pemimpin Kuba Fidel Castro langsung menyambut Soekarno dengan meriah di bandara Havana. Warga Kuba yang berderet di pinggir jalan membentangkan poster bertuliskan “Viva President Soekarno”.

Soekarno banyak bercerita dengan Castro tentang apa yang pernah dilakukannya selama di Indonesia.

Presiden pertama Indonesia itu membawa hadiah kepada Castro berupa keris, senjata tradisional khas Indonesia.

Dari pertemuan di Kuba, terlihat Soekarno, Guevara dan Castro menunjukkan hubungan yang sangat dekat. Fidel Castro, yang juga anti Amerika, satu pemikiran pula dengan Soekarno.

Sejarah menunjukkan bahwa para pemimpin ini tidak pernah mau diperalat oleh Amerika Serikat. Che Guevara meninggal pada 9 Oktober 1967 di Bolivia karena dihukum mati dengan cara ditembak.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Pemimpin Militer AS...
Pemimpin Militer AS dan Kuba Bertemu di Guantanamo, Apa yang Dibahas?
AS Dituding Sengaja...
AS Dituding Sengaja Dorong Warga Kuba ke dalam Kelaparan
Kuba Bukan Iran dan...
Kuba Bukan Iran dan Venezuela, Mengapa Trump Tak Mudah Mengalahkan Havana?
AS Dituding Berencana...
AS Dituding Berencana Dominasi Amerika Latin Sepenuhnya
Rusia Kecam AS karena...
Rusia Kecam AS karena Kerahkan Kapal Induk Nuklir Diduga untuk Menginvasi Kuba
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
Dipicu Kudeta 2021,...
Dipicu Kudeta 2021, Perang Saudara Myanmar Renggut Lebih dari 100 Ribu Jiwa
Tragis! Putra Mantan...
Tragis! Putra Mantan Miss World Venezuela Ditemukan Meninggal usai 9 Hari Tertimbun Reruntuhan Gempa
Rekomendasi
Kantongi Restu OJK,...
Kantongi Restu OJK, Dua Pemegang Saham Utama CASH Siap Kawal Rights Issue Rp237,2 Miliar
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Transformasi Polri di Era Listyo Sigit Dapat Apresiasi
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
Berita Terkini
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved