Irak Buka Zona Hijau Baghdad untuk Kurangi Kemacetan Lalu Lintas
Minggu, 08 Januari 2023 - 20:30 WIB
loading...
Irak Buka Zona Hijau Baghdad untuk Kurangi Kemacetan Lalu Lintas. FOTO/Reuters
A
A
A
BAGHDAD - Otoritas Irak membuka kembali Zona Hijau Baghdad yang dijaga ketat pada Minggu (8/1/2023). Langkah itu diambil dalam upaya untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di ibu kota, setelah sempat ditutup dan dibuka kembali beberapa kali dalam beberapa tahun terakhir.
Mulai dini hari, otoritas Irak menghapus pos pemeriksaan dan membuka jalan utama dan terowongan yang memotong zona di tepi barat Sungai Tigris. Mobil akan diizinkan melewati daerah itu sementara truk akan dilarang, kata para pejabat.
Baca: 9 Roket Hantam Zona Hijau Baghdad, Sidang Parlemen Ditunda
“Zona Hijau, yang menampung gedung-gedung pemerintah Irak dan Kedutaan Besar AS yang luas, akan dibuka setiap hari selama 14 jam mulai pukul 05.00,” kata Mayor Jenderal Jassim Yahya kepada The Associated Press. “Selama periode itu, semua Zona Hijau akan dibuka untuk umum,” lanjutnya.
Zona seluas 4 mil persegi (10 kilometer persegi) dengan pohon palem dan monumennya sebagian besar terlarang untuk umum sejak invasi AS ke Irak tahun 2003 untuk menggulingkan Presiden Saddam Hussein. Dibuka pertama kali pada tahun 2019, kemudian ditutup dan dibuka lagi beberapa kali sejak itu.
Mulai dini hari, otoritas Irak menghapus pos pemeriksaan dan membuka jalan utama dan terowongan yang memotong zona di tepi barat Sungai Tigris. Mobil akan diizinkan melewati daerah itu sementara truk akan dilarang, kata para pejabat.
Baca: 9 Roket Hantam Zona Hijau Baghdad, Sidang Parlemen Ditunda
“Zona Hijau, yang menampung gedung-gedung pemerintah Irak dan Kedutaan Besar AS yang luas, akan dibuka setiap hari selama 14 jam mulai pukul 05.00,” kata Mayor Jenderal Jassim Yahya kepada The Associated Press. “Selama periode itu, semua Zona Hijau akan dibuka untuk umum,” lanjutnya.
Zona seluas 4 mil persegi (10 kilometer persegi) dengan pohon palem dan monumennya sebagian besar terlarang untuk umum sejak invasi AS ke Irak tahun 2003 untuk menggulingkan Presiden Saddam Hussein. Dibuka pertama kali pada tahun 2019, kemudian ditutup dan dibuka lagi beberapa kali sejak itu.
Lihat Juga :