Pandemi Corona Mengganas, Bos WHO: Dunia Seharusnya Mendengarkan Kami
Selasa, 28 April 2020 - 15:36 WIB
loading...
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus. Foto/Newsweek
A
A
A
JENEWA - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, meminta seluruh negara untuk mempertimbangkan rekomendasi badan kesehatan masyarakat ketika menyusun tanggapan mereka terhadap pandemi virus Corona. Tedros mengatakan negara-negara yang manajemen wabahnya telah mendekati pedoman WHO sebelumnya saat ini dalam posisi yang lebih baik daripada yang lain.
Tedros menyebut bahwa beberapa wabah bisa menjadi kurang ekstrim jika para pemimpin mengadopsi langkah-langkah pencegahan lebih awal untuk mengelola penyebaran virus. Ia mencatat ketika WHO mengumumkan darurat kesehatan internasional pada 30 Januari, hanya 82 kasus diidentifikasi di 18 negara di luar China, tanpa kematian yang dilaporkan.
"Dunia seharusnya mendengarkan WHO saat itu, dengan hati-hati," katanya, menunjukkan bahwa negara-negara dapat menerapkan protokol untuk mengatasi pandemi pada saat deklarasi darurat kesehatan diumumkan.
"Setiap negara bisa memicu semua tindakan kesehatan masyarakat yang mungkin dilakukan," tambah Ghebreyesus.
"Saya pikir itu sudah cukup pentingnya mendengarkan saran WHO," cetusnya seperti dikutip dari Newsweek, Selasa (28/4/2020).
Tedros menyebut bahwa beberapa wabah bisa menjadi kurang ekstrim jika para pemimpin mengadopsi langkah-langkah pencegahan lebih awal untuk mengelola penyebaran virus. Ia mencatat ketika WHO mengumumkan darurat kesehatan internasional pada 30 Januari, hanya 82 kasus diidentifikasi di 18 negara di luar China, tanpa kematian yang dilaporkan.
"Dunia seharusnya mendengarkan WHO saat itu, dengan hati-hati," katanya, menunjukkan bahwa negara-negara dapat menerapkan protokol untuk mengatasi pandemi pada saat deklarasi darurat kesehatan diumumkan.
"Setiap negara bisa memicu semua tindakan kesehatan masyarakat yang mungkin dilakukan," tambah Ghebreyesus.
"Saya pikir itu sudah cukup pentingnya mendengarkan saran WHO," cetusnya seperti dikutip dari Newsweek, Selasa (28/4/2020).
Lihat Juga :