Jet Tempur Siluman F-35 Israel dan 6 F-15 AS Latihan Gabungan, Gertak Iran?
Kamis, 05 Januari 2023 - 15:52 WIB
loading...
Jet tempur siluman F-35 Israel latihan gabungan dengan jet tempur F-15 AS, diduga sebagai taktik untuk menggertak Iran. Foto/REUTERS
A
A
A
TEL AVIV - Beberapa jet tempur siluman F-35 Israel dan enam jet tempur F-15 dari Komando Pusat Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) terlibat latihan gabungan di pangkalan Angkatan Udara Nevatim di Israel selatan.
The Jerusalem Post melaporkan bahwa manuver gabungan tersebut, yang dimulai sejak Rabu (4/1/2023) hingga beberapa hari ke depan, kemungkinan sebagai gertakan terhadap Iran ketika kebuntuan terkait perundingan nuklir Teheran sedang berlangsung.
Dalam sebuah wawancara dengan The Jerusalem Post, komandan Skuadron F-35 ke-140 Letnan Kolonel "M" dan Kapten "I" yang menjalankan latihan dari pihak Israel, keduanya tidak terlalu spesifik tentang kemampuan F-35 dalam menargetkan negara tertentu. Namun, mereka memperjelas bahwa mereka siap dan mampu menyerang di mana saja yang diperintahkan oleh komando tinggi Pasukan Pertahanan Israel (IDF) untuk pergi.
Baca juga: Syarat Normalisasi Arab Saudi-Israel, Mohammed bin Salman Minta Jet Siluman F-35
Selanjutnya, tujuan dari penerbangan gabungan dan simulasi serangan adalah untuk berlatih mencapai target di wilayah musuh yang “dalam”, seringkali merupakan eufemisme untuk Iran dan negara lain yang tidak memiliki perbatasan langsung dengan Israel.
The Jerusalem Post melaporkan bahwa manuver gabungan tersebut, yang dimulai sejak Rabu (4/1/2023) hingga beberapa hari ke depan, kemungkinan sebagai gertakan terhadap Iran ketika kebuntuan terkait perundingan nuklir Teheran sedang berlangsung.
Dalam sebuah wawancara dengan The Jerusalem Post, komandan Skuadron F-35 ke-140 Letnan Kolonel "M" dan Kapten "I" yang menjalankan latihan dari pihak Israel, keduanya tidak terlalu spesifik tentang kemampuan F-35 dalam menargetkan negara tertentu. Namun, mereka memperjelas bahwa mereka siap dan mampu menyerang di mana saja yang diperintahkan oleh komando tinggi Pasukan Pertahanan Israel (IDF) untuk pergi.
Baca juga: Syarat Normalisasi Arab Saudi-Israel, Mohammed bin Salman Minta Jet Siluman F-35
Selanjutnya, tujuan dari penerbangan gabungan dan simulasi serangan adalah untuk berlatih mencapai target di wilayah musuh yang “dalam”, seringkali merupakan eufemisme untuk Iran dan negara lain yang tidak memiliki perbatasan langsung dengan Israel.
Lihat Juga :