3 Negara Produsen Senjata KKB Papua, 2 di Antaranya Negara Adidaya

Rabu, 04 Januari 2023 - 19:31 WIB
loading...
A A A
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua diketahui menggunakan sejumlah senjata, termasuk di antaranya adalah M16 buatan Amerika Serikat.

Mengutip Britannica, senapan M16 atau biasa disebut AR-15 dikembangkan oleh insinyur Amerika bernama Eugene Stoner dari ArmaLite Inc. Sekitar tahun 1950-an, senapan ini memiliki nilai tinggi karena tingkat keakuratannya, hingga bobot yang ringan.

Senjata ini diadopsi oleh Angkatan Udara AS pada 1959. Setelahnya, sekitar tahun 1962 namanya mulai dipatenkan menjadi M16. Dalam pengoperasiannya, senjata ini memiliki opsi kontrol tembakan semi-otomatis serta full-otomatis.

2. Austria

Berikutnya ada senjata Steyr AUG yang diketahui berasal dari Austria. Mengutip Military Today, senjata ini telah dikembangkan sejak akhir tahun 1960-an oleh perusahaan Austria Steyr-Daimler-Puch yang bekerja sama dengan Angkatan Darat Austria.

Dalam riwayatnya, senjata ini menggantikan senapan serbu StG.58 yang dianggap sudah terlalu usang. Sejak perilisannya, Steyr AUG menjadi populer dan diadopsi oleh negara-negara lain.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Penampakan Pesawat Pengebom...
Penampakan Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh dan Meledak, Hancur Tak Berbekas
Rekomendasi
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
BPIP Sebut 228 Putra-Putri...
BPIP Sebut 228 Putra-Putri Terbaik Jalani Verifikasi Paskibraka Tingkat Pusat 2026
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved