Veteran Pasukan Khusus AS: CIA Berada di Balik Rentetan Ledakan di Rusia

Selasa, 27 Desember 2022 - 12:59 WIB
loading...
A A A
Pada tanggal 9 Desember, ledakan besar dan kebakaran melanda pusat perbelanjaan besar di Khimki, Moskow, tempat asal toko IKEA pertama di Rusia.

"Kampanye sekutu NATO yang diawasi oleh CIA hanyalah salah satu dari beberapa upaya operasi rahasia yang dilakukan oleh negara-negara Barat di Rusia," kata Murphy, mengaitkan klaimnya dengan dua mantan pejabat operasi khusus AS.

Dia mengeklaim dinas intelijen Eropa telah mengaktifkan jaringan perlawanan yang sudah lama tidak aktif. "Yang telah melakukan operasi ke Rusia untuk menciptakan kekacauan tanpa bantuan CIA," katanya.

Mick Mulroy, mantan perwira paramiliter CIA, dilaporkan Mail Online mengatakan bahwa nilai dari serangan ini "substansial" dan melayani berbagai tujuan.

Dia mengutip masalah bagi Rusia dalam menjaga jalur pasokan logistik dan memasok tentaranya.

"Mereka juga menyebarkan keraguan di benak Kremlin, karena mereka menunjukkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin tidak memiliki kendali atas apa yang terjadi di negaranya sendiri," kata Mulroy.

"Apakah itu program rahasia, apakah Rusia yang tidak puas menyabotase pabrik mereka sendiri, atau murni ketidakmampuan para pekerja? Saya tidak tahu, dan mungkin Kremlin juga tidak tahu. Ini penting bagi otokrat paranoid," imbuh dia.

Murphy adalah mantan pelatih senior dan penasihat tim SWAT Irak, dengan tim pasukan khususnya melakukan aksi langsung dan misi lain di seluruh Irak Utara.

Klaim Murphy ini muncul ketika Presiden Vladimir Putin mengecam Barat pada Hari Natal karena mencoba mengobrak-abrik Rusia dan mengatakan serangannya di Ukraina bertujuan untuk "menyatukan bangsa Rusia".

"Lawan geopolitik Rusia (sedang) bertujuan untuk mengobrak-abrik Rusia, Rusia yang bersejarah," kata Putin.

"Memecah dan menaklukkan, itulah yang selalu ingin mereka capai dan masih ingin lakukan," imbuh Putin.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
AS Serang Iran, Ledakan...
AS Serang Iran, Ledakan Hebat Terdengar di Bandara Abbas hingga Pulau Qeshm
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Membunuhnya Sejak Lama: Saya Jadi Target
Rekomendasi
Kapolri Temui Jaksa...
Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Boni Hargens Apresiasi
Presiden Petisi Ahli...
Presiden Petisi Ahli Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Sesuai dengan UU Kejaksaan
Sri Radjasa Duga Ada...
Sri Radjasa Duga Ada Motif Politik di Balik Kasus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved