Putin Bersumpah Hancurkan Sistem Rudal Canggih Patriot AS di Ukraina
Senin, 26 Desember 2022 - 06:48 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Reuters, Patriot—yang merupakan akronim dari Phased Array Tracking Radar for Intercept on Target—dianggap sebagai salah satu sistem pertahanan tercanggih di gudang senjata AS.
Sistem ini menggunakan radar yang kuat dan memiliki jangkauan sekitar 93 mil serta dapat mencegat rudal yang masuk.
Sistem Patriot dapat menargetkan rudal balistik, pesawat terbang, dan drone yang dikirim Rusia untuk menghancurkan atau merusak infrastruktur Ukraina.
Baca juga: Satu Rudal Patriot AS Rp62,3 Miliar untuk Hancurkan Drone Rusia Rp311 Juta, Efektifkah?
Pensiunan jenderal AS, Mark Hertling, berbagi keprihatinan tentang time line untuk berbagi sistem rudal Patriot saat berbicara dengan CNN karena dia mengatakan akan membutuhkan pelatihan berbulan-bulan bagi tentara Ukraina untuk menggunakan senjata pertahanan itu secara optimal.
Dia menambahkan sistem pertahanan rudal bukanlah sesuatu yang mampu mempertahankan seluruh wilayah Ukraina.
"Sistem ini tidak mengambil dan bergerak di sekitar medan perang. Anda menempatkannya di suatu tempat yang mempertahankan target paling strategis Anda, seperti kota, seperti Kiev," kata Hertling.
Sistem ini menggunakan radar yang kuat dan memiliki jangkauan sekitar 93 mil serta dapat mencegat rudal yang masuk.
Sistem Patriot dapat menargetkan rudal balistik, pesawat terbang, dan drone yang dikirim Rusia untuk menghancurkan atau merusak infrastruktur Ukraina.
Baca juga: Satu Rudal Patriot AS Rp62,3 Miliar untuk Hancurkan Drone Rusia Rp311 Juta, Efektifkah?
Pensiunan jenderal AS, Mark Hertling, berbagi keprihatinan tentang time line untuk berbagi sistem rudal Patriot saat berbicara dengan CNN karena dia mengatakan akan membutuhkan pelatihan berbulan-bulan bagi tentara Ukraina untuk menggunakan senjata pertahanan itu secara optimal.
Dia menambahkan sistem pertahanan rudal bukanlah sesuatu yang mampu mempertahankan seluruh wilayah Ukraina.
"Sistem ini tidak mengambil dan bergerak di sekitar medan perang. Anda menempatkannya di suatu tempat yang mempertahankan target paling strategis Anda, seperti kota, seperti Kiev," kata Hertling.
Lihat Juga :