Mengenal Palau, Negara Tetangga Indonesia yang Jarang Ada yang Tahu

Jum'at, 23 Desember 2022 - 12:07 WIB
loading...
Mengenal Palau, Negara...
Gugusan pulau di Palau. Foto/news.com.au
A A A
NGERULMUD - Republik Palau atau yang biasa dikenal dengan palauan merupakan salah satu negara tetangga Indonesia yang mungkin jarang diketahui publik.

Hal tersebut lantaran negara itu belum lama meraih kemerdekaan.

Palauan memperoleh kemerdekaan dari Amerika Serikat (AS) pada tahun 1994. Republik ini berada di bagian barat Samudra Pasifik atau terletak tepat di sebelah utara pulau-pulau Provinsi Papua Barat, Indonesia.

Negara ini memiliki sekitar 200 pulau, namun hanya 8 pulau saja yang telah dihuni secara permanen.

Dari jumlah keseluruhan pulau memiliki luas wilayah sekitar 177 mil persegi atau 458 kilometer persegi. Dengan adanya luas tersebut maka, luas negara ini hanya setengah dari Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Selain kondisi wilayah yang cukup unik, untuk mengenal lebih dekat negara palauan maka perlu dilihat dari sisi sosial ekonomi dan budayanya.

Kondisi Sosial Budaya

Konstitusi nasional Palau diratifikasi pada tahun 1981. Presiden dan wakil presiden adalah pejabat terpilih yang diakui tertinggi dan tidak ada partai politik. Ibedul dari Koror dan Reklai dari Melekeok terus diakui sebagai kepala pemerintahan tertinggi.

Kehidupan masyarakat baik laki-laki maupun perempuan memiliki kesamaan, atau mengesampingkan gender. Penempatan gender di negara ini hanya berlaku pada suatu jabatan politik nasional

Warga negara di Palauan bisa dikatakan sebagai warga negara yang berpendidikan, sebab warga negaranya sudah berprofesi sebagai manajer, pengacara dokter dan hakim.

Beberapa warga negaranya juga sudah bisa berkomunikasi dengan dunia internasional terutama menggunakan bahasa Inggris, hal tersebut dibuktikan dengan peran dari beberapa tokoh negara dalam upaya sidang perebutan kemerdekaan di PBB.

Selain itu, beberapa wilayah di negara ini juga memiliki bahasa nenek moyang yakni bahasa mikronesia.

Budaya masyarakat palauan juga masih menggunakan sistem kasta. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya simbol-simbol yang digunakan penduduk dalam kehidupan sehari harinya seperti gambar empat lingkaran adalah orang terkaya, gambar ibu adat melambangkan kekayaan dan kesuburan.

Agama yang dianut masyarakat Palauan juga beragam yakni Katolik Roma 45,3%, Protestan 34,9% Modekngei 5,7% (penduduk asli Palau), Muslim 3%, Mormon 1,5 % dan tidak beragama 9,7% .

Kondisi Ekonomi dan Pangan

Masyarakat Palauan dalam memenuhi kebutuhannya selain menjadi pegawai pemerintahan banyak juga yang menjadi petani dan nelayan.

Dikutip dari everyculture-com, penduduk Palauan yang berusia enam belas tahun ke atas, 58% terlibat dalam pekerja lepas, dengan tingkat partisipasi laki-laki sebesar 68% dan tingkat partisipasi perempuan sebesar 51%. Sekitar 40% bekerja di sektor pemerintahan.

Makanan pokok penduduk Palauan adalah beras, talas lunak, tapioka dan makanan berprotein lainnya seperti ikan.

Selain itu di beberapa wilayah seperti ibu kota Palauan juga sudah terdapat banyak makanan cepat saji seperti kopi, roti dan juga sereal.

Semua sumber bahan makanan negara tersebut ada yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri.

Hal tersebut dikarenakan Palau memiliki hubungan dekat dengan beberapa negara seperti China, Filipina dan Korea untuk melakukan pertukaran bahan pokok.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Exabytes dan Universitas...
Exabytes dan Universitas Ciputra Surabaya Perkuat Kontribusi Dunia Pendidikan
Mama Firda Bagikan 5...
Mama Firda Bagikan 5 Tips Membuat Konten Review Makanan yang Disukai Netizen
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026 Resmi Dibuka, UMKM dan Ekraf Lokal Siap Naik Kelas
Berita Terkini
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved