China: Pneumonia Lebih Mematikan dari Covid-19 Serang Kazakhstan

Sabtu, 11 Juli 2020 - 00:53 WIB
loading...
China: Pneumonia Lebih...
Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
NUR SULTAN - Pejabat China mengklaim bahwa Kazakhstan mengalami wabah " pneumonia misterius" yang berpotensi lebih mematikan daripada Covid-19 .

CNN melaporkan Kedutaan China di Kazakhstan pada hari Kamis memberi tahu warganya bahwa penyakit itu telah menewaskan lebih dari 1.700 orang.

"Departemen Kesehatan Kazakhstan dan lembaga-lembaga lain sedang melakukan penelitian komparatif dan belum mendefinisikan sifat virus pneumonia," kata Kedutaan China dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari New York Post, Sabtu (11/7/2020).

Dikatakan, kasus baru penyakit misterius itu telah melonjak di seluruh Kazakhstan sejak pertengahan Juni, menambahkan bahwa di beberapa tempat, pejabat melaporkan ratusan kasus baru setiap hari. Kasus-kasus tersebut terkonsentrasi di wilayah Atyrau, Aktobe dan Shymkent, tempat hampir 500 orang jatuh sakit, dengan lebih dari 30 orang sakit parah.(Baca: Kazakhstan Jamin Dapat Mengontrol Penyebaran Pandemi Covid-19 )

Menurut Kedutaan China penyakit tersebut telah merenggut 1.772 jiwa tahun ini, beberapa di antaranya adalah warga negara Negeri Panda itu. Sebanyak 628 kematian terjadi pada bulan Juni.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Tragis, Ibu Hamil 9...
Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen
Rekomendasi
Badan Gizi Nasional...
Badan Gizi Nasional dan Reduksi Orkestrasi Pemenuhan Gizi
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Premier Padel Valladolid...
Premier Padel Valladolid P2 2026 Tayang di VISION+, Cek Jadwal Lengkapnya
Berita Terkini
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Infografis
Trump: Kebakaran Los...
Trump: Kebakaran Los Angeles Lebih Parah dari Serangan Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved