Teori Konspirasi Hilangnya Pesawat MH370 yang Misterius, Benarkah Pilot Bunuh Diri?
Jum'at, 16 Desember 2022 - 17:30 WIB
loading...
A
A
A
"Tingkat kerusakan dengan retakan di semua sisi dan kekuatan penetrasi yang ekstrem menembus puing-puing mengarah pada kesimpulan bahwa akhir penerbangan adalah penyelaman berkecepatan tinggi yang dirancang untuk memastikan pesawat pecah menjadi potongan sebanyak mungkin," ungkap laporan Godfrey dan Gibson.
Laporan tersebut mengklaim kombinasi dari dampak berkecepatan tinggi yang telah direncanakan untuk memecahkan pesawat, hal ini lantas menunjukkan niat tindak kriminal dari sang pilot.
Baca juga: Memanas, Serbia Mengajukan Resolusi PBB tentang Kosovo
Seorang pilot profesional biasanya tidak menurunkan undercarriage (roda pendaratan) ketika hendak melakukan pendaratan darurat di permukaan air.
Karena bila roda tersebut dikeluarkan maka akan menggali kedalaman air dan sulit bagi pesawat untuk muncul ke permukaan, dan meningkatkan kemungkinan pesawat hancur.
Pesawat MH370 yang hilang pada 2014 ini melayani penerbangan dari Malaysia menuju Beijing. Terdapat sekitar 239 penumpang dan termasuk dengan 12 kru kabin.
Laporan tersebut mengklaim kombinasi dari dampak berkecepatan tinggi yang telah direncanakan untuk memecahkan pesawat, hal ini lantas menunjukkan niat tindak kriminal dari sang pilot.
Baca juga: Memanas, Serbia Mengajukan Resolusi PBB tentang Kosovo
Seorang pilot profesional biasanya tidak menurunkan undercarriage (roda pendaratan) ketika hendak melakukan pendaratan darurat di permukaan air.
Karena bila roda tersebut dikeluarkan maka akan menggali kedalaman air dan sulit bagi pesawat untuk muncul ke permukaan, dan meningkatkan kemungkinan pesawat hancur.
Pesawat MH370 yang hilang pada 2014 ini melayani penerbangan dari Malaysia menuju Beijing. Terdapat sekitar 239 penumpang dan termasuk dengan 12 kru kabin.
Lihat Juga :