Jelang Bentrok Lawan Prancis di Semifinal Piala Dunia, Kaos Timnas Maroko Diburu Penggemar
Rabu, 14 Desember 2022 - 08:39 WIB
loading...
A
A
A
Sejak Maroko lolos ke semifinal, ribuan suporter telah terbang ke Doha dari berbagai belahan dunia.
Setibanya di Doha, pemberhentian pertama mereka adalah Souq Waqif, dan item pertama dalam daftar belanja mereka adalah kemeja Maroko, atau bendera, dan dalam beberapa kasus, keduanya.
Anas El Karim terbang dari Berlin sehari setelah kemenangan Maroko atas Portugal.
“Saya diberitahu bahwa saya akan dapat menemukan kaos tim saya di sini, tetapi tampaknya sudah terjual habis,” ungkap dia dengan ekspresi kecewa.
Sadiq, yang sedang mencari-cari di antara tumpukan kaos timnas saat pelanggan terbarunya melihat, mengeluarkan satu untuk menyenangkan El Karim.
Ada juga banyak penggemar yang berbasis di Doha yang mulai mendukung Maroko setelah pembunuhan besar-besaran mereka di tahap akhir turnamen.
“Saya bukan penggemar Maroko sampai saya melihat mereka mengalahkan tim-tim besar Eropa,” ujar Yousuf Ahmed, seorang penggemar sepak bola dari India, saat mencari baju Maroko di toko Sadiq.
“Saya telah mencari baju mereka selama berhari-hari sekarang, tetapi setiap kali saya datang ke sini selalu terjual habis, jadi sekarang saya akan puas dengan satu bendera,” tutur dia.
Bendera merah cerah dengan bintang hijau di tengahnya telah mengambil alih negara tuan rumah. Fans dari seluruh dunia Arab membawa dan melambaikannya dengan bangga di stadion dan zona penggemar.
Bendera itu menutupi gedung pencakar langit, digantung di balkon apartemen dan melambai dari mobil yang membunyikan klakson setelah setiap kemenangan Maroko.
Dapat dikatakan bendera Maroko sekarang menjadi popularitas kedua setelah bendera Palestina di seluruh Qatar.
Setibanya di Doha, pemberhentian pertama mereka adalah Souq Waqif, dan item pertama dalam daftar belanja mereka adalah kemeja Maroko, atau bendera, dan dalam beberapa kasus, keduanya.
Anas El Karim terbang dari Berlin sehari setelah kemenangan Maroko atas Portugal.
“Saya diberitahu bahwa saya akan dapat menemukan kaos tim saya di sini, tetapi tampaknya sudah terjual habis,” ungkap dia dengan ekspresi kecewa.
Sadiq, yang sedang mencari-cari di antara tumpukan kaos timnas saat pelanggan terbarunya melihat, mengeluarkan satu untuk menyenangkan El Karim.
Ada juga banyak penggemar yang berbasis di Doha yang mulai mendukung Maroko setelah pembunuhan besar-besaran mereka di tahap akhir turnamen.
“Saya bukan penggemar Maroko sampai saya melihat mereka mengalahkan tim-tim besar Eropa,” ujar Yousuf Ahmed, seorang penggemar sepak bola dari India, saat mencari baju Maroko di toko Sadiq.
“Saya telah mencari baju mereka selama berhari-hari sekarang, tetapi setiap kali saya datang ke sini selalu terjual habis, jadi sekarang saya akan puas dengan satu bendera,” tutur dia.
Bendera merah cerah dengan bintang hijau di tengahnya telah mengambil alih negara tuan rumah. Fans dari seluruh dunia Arab membawa dan melambaikannya dengan bangga di stadion dan zona penggemar.
Bendera itu menutupi gedung pencakar langit, digantung di balkon apartemen dan melambai dari mobil yang membunyikan klakson setelah setiap kemenangan Maroko.
Dapat dikatakan bendera Maroko sekarang menjadi popularitas kedua setelah bendera Palestina di seluruh Qatar.
Lihat Juga :