Sesama Anggota NATO, Yunani Tak Terima Diancam Diserang Rudal Turkiye
Selasa, 13 Desember 2022 - 07:18 WIB
loading...
A
A
A
Yunani, kata Oikonomou, “Selalu siap, siap untuk mempertahankan legalitas internasional, untuk mempertahankan kedaulatannya dan hak kedaulatannya.”
Sementara itu, Menteri Pertahanan Turkiye Hulusi Akar menuduh Yunani meningkatkan ketegangan dengan tuntutan dan klaim yang tidak masuk akal, tidak logis dan melanggar hukum, serta tindakan provokatif dan retorika agresif yang terus-menerus.
Akar rupanya merujuk pada tuduhan Turkiye bahwa Yunani mengerahkan pasukan dan senjata di pulau-pulau Laut Aegea yang melanggar perjanjian yang mengharuskan pulau-pulau itu tidak dimiliterisasi.
“Tidak mungkin bagi kami untuk menerima segala jenis fait accompli,” kata Kementerian Pertahanan Turkiye mengutip Akar dalam konferensi video hari Senin dengan para komandan militer.
“Harapan kami adalah beberapa politisi dan tokoh militer Yunani segera meninggalkan sikap keras kepala dan provokatif mereka (yang telah mereka adopsi) untuk tujuan politik dalam negeri, fokus pada penyelesaian masalah melalui dialog dan belajar dari sejarah. Mereka yang menginginkan hari esok yang lebih baik harus berpaling dari kesalahan kemarin dan hari ini.”
Sementara itu, Menteri Pertahanan Turkiye Hulusi Akar menuduh Yunani meningkatkan ketegangan dengan tuntutan dan klaim yang tidak masuk akal, tidak logis dan melanggar hukum, serta tindakan provokatif dan retorika agresif yang terus-menerus.
Akar rupanya merujuk pada tuduhan Turkiye bahwa Yunani mengerahkan pasukan dan senjata di pulau-pulau Laut Aegea yang melanggar perjanjian yang mengharuskan pulau-pulau itu tidak dimiliterisasi.
“Tidak mungkin bagi kami untuk menerima segala jenis fait accompli,” kata Kementerian Pertahanan Turkiye mengutip Akar dalam konferensi video hari Senin dengan para komandan militer.
“Harapan kami adalah beberapa politisi dan tokoh militer Yunani segera meninggalkan sikap keras kepala dan provokatif mereka (yang telah mereka adopsi) untuk tujuan politik dalam negeri, fokus pada penyelesaian masalah melalui dialog dan belajar dari sejarah. Mereka yang menginginkan hari esok yang lebih baik harus berpaling dari kesalahan kemarin dan hari ini.”
(min)
Lihat Juga :