Ukraina Desak AS Berikan 'Amunisi Haram' Bom Tandan

Kamis, 08 Desember 2022 - 16:23 WIB
loading...
A A A
Ditanya tentang persepsi negatif penggunaan munisi tandan, seorang pejabat Ukraina dengan cepat menjawab bahwa mereka hanya akan menanggapi dengan cara yang sama.

“Jadi apa, Rusia menggunakan munisi tandan untuk melawan kami,” kata seorang pejabat Ukraina kepada CNN.

“Kekhawatiran (AS) adalah tentang kerusakan tambahan. Kami akan menggunakannya untuk melawan pasukan Rusia, bukan melawan penduduk Rusia,” tegasnya.

Bagaimanapun, pejabat Ukraina berpendapat bahwa Rusia menggunakan munisi tandan secara ekstensif, dan sebagian besar di wilayah sipil. Untuk alasan itu, Ukraina telah mendekati Departemen Luar Negeri AS, Pentagon, dan Kongres “berkali-kali” untuk melobi amunisi, yang dikenal sebagai amunisi konvensional yang ditingkatkan dengan tujuan ganda, beberapa sumber yang mengetahui upaya lobi tersebut mengatakannya kepada CNN.

Pejabat Ukraina pertama dan sumber lain yang mengetahui permintaan tersebut mengatakan bahwa Ukraina menginginkan munisi tandan yang kompatibel dengan peluncur roket HIMARS yang disediakan AS dan howitzer 155 mm. Mereka juga berpendapat bahwa amunisi tersebut akan memungkinkan pasukan Ukraina untuk lebih efektif menyerang lebih besar, lebih banyak target tersebar seperti konsentrasi tentara Rusia dan kendaraan.

Baik AS maupun Ukraina tidak menandatangani Konvensi Munisi Tandan, yang melarang penggunaan, produksi, dan penimbunan bom tandan semacam itu karena potensi risikonya bagi orang yang tidak berperang. Tetapi AS mulai menghapusnya secara bertahap pada tahun 2016 karena berisi ratusan bahan peledak 'bom cluster' yang lebih kecil yang sering dibiarkan tidak meledak di medan perang, menimbulkan bahaya bagi warga sipil, menurut pernyataan tahun 2017 dari Komando Pusat.

AS mengganti amunisi konvensional yang ditingkatkan dengan tujuan ganda, yang dikenal sebagai DPICM, dengan hulu ledak alternatif M30A1. M30A1 berisi 180.000 pecahan baja tungsten kecil yang tersebar saat terkena benturan dan tidak meninggalkan amunisi yang tidak meledak di tanah.

Baca: Zelensky Dinobatkan Time sebagai Person of the Year 2022

Bagaimanapun, pejabat Ukraina mengatakan bahwa DPICM yang sekarang disimpan AS dapat sangat membantu militer Ukraina di medan perang – lebih dari M30A1.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
Negaranya Dihujani Rudal...
Negaranya Dihujani Rudal dan Drone, Kuwait Usir 2 Diplomat Iran
Rekomendasi
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Kabar Bahagia, Amanda...
Kabar Bahagia, Amanda Manopo dan Kenny Austin Umumkan Kelahiran Anak Pertama
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Infografis
6 Fakta Buster GBU-57,...
6 Fakta Buster GBU-57, Bom Bunker AS yang Serang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved