Bisa Masuk ke 180 Negara, Paspor Negara Arab Ini Terkuat di Dunia
Rabu, 07 Desember 2022 - 21:40 WIB
loading...
A
A
A
“Mobilitas global meningkat pesat, meskipun konflik meletus di Eropa dan meningkatnya ketegangan di perbatasan,” kata Arton dalam sebuah pernyataan.
“Meskipun dunia terus merasakan dampak pandemi, yang mengejutkan, bepergian tidak pernah semudah ini, dengan pertumbuhan kekuatan paspor yang stabil di seluruh dunia, sebuah tren yang kami perkirakan akan berlanjut hingga tahun 2023,” sambung pernyataan itu seperti dikutip dari Al Arabiya, Rabu (7/12/2022).
Peringkat paspor ini menambah daftar penghargaan UEA yang terus bertambah, yang meliputi gedung tertinggi di dunia, kolam renang terdalam, dan hotel tertinggi.
Arton mengatakan paspor dari hampir setiap negara di dunia menjadi lebih kuat tahun ini, dengan negara-negara yang tertarik untuk meraup keuntungan ekonomi yang ditawarkan dengan memungkinkan kebebasan bergerak yang lebih besar.
Baca: UEA Luncurkan Penjelajah ke Bulan Besok Rabu, Pertama di Dunia Arab
Namun, Arton memperingatkan, keuntungan tahun-ke-tahun di Inggris terhadap beberapa negara Eropa relatif melambat dan tren tersebut dapat berlanjut karena Inggris berjuang untuk mencapai kesepakatan visa yang dicapai oleh negara-negara di dalam Uni Eropa.
“Meskipun dunia terus merasakan dampak pandemi, yang mengejutkan, bepergian tidak pernah semudah ini, dengan pertumbuhan kekuatan paspor yang stabil di seluruh dunia, sebuah tren yang kami perkirakan akan berlanjut hingga tahun 2023,” sambung pernyataan itu seperti dikutip dari Al Arabiya, Rabu (7/12/2022).
Peringkat paspor ini menambah daftar penghargaan UEA yang terus bertambah, yang meliputi gedung tertinggi di dunia, kolam renang terdalam, dan hotel tertinggi.
Arton mengatakan paspor dari hampir setiap negara di dunia menjadi lebih kuat tahun ini, dengan negara-negara yang tertarik untuk meraup keuntungan ekonomi yang ditawarkan dengan memungkinkan kebebasan bergerak yang lebih besar.
Baca: UEA Luncurkan Penjelajah ke Bulan Besok Rabu, Pertama di Dunia Arab
Namun, Arton memperingatkan, keuntungan tahun-ke-tahun di Inggris terhadap beberapa negara Eropa relatif melambat dan tren tersebut dapat berlanjut karena Inggris berjuang untuk mencapai kesepakatan visa yang dicapai oleh negara-negara di dalam Uni Eropa.
Lihat Juga :