Hari Persatuan Uni Emirat Arab Ke-51 Dirayakan di Hotel Raffles

Selasa, 06 Desember 2022 - 14:30 WIB
loading...
Hari Persatuan Uni Emirat...
Kedutaan Besar (Kedubes) Uni Emirat Arab (UEA) mengadakan Perayaan Hari Persatuan Ke-51 di Hotel Rafles, Jakarta, pada Senin, 5 Desember 2022. Foto/kedubes uea
A A A
JAKARTA - Kedutaan Besar (Kedubes) Uni Emirat Arab (UEA) mengadakan Perayaan Hari Persatuan Ke-51 di Hotel Raffles, Jakarta, pada Senin, 5 Desember 2022.

Acara ini dihadiri sejumlah menteri dan pejabat tinggi pemerintah Republik Indonesia, juga duta besar negara-negara sahabat. Tampil memberikan sambutan dalam acara ini Menteri Perdagangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan.

Dalam sambutannya, Duta Besar UEA untuk Republik Indonesia dan ASEAN Abdulla Salem AlDhaheri menyampaikan beberapa hal penting.

“Seperti diketahui bersama, tanggal 2 Desember 2022, pemerintah UEA merayakan Hari Persatuan ke-51 yang menandai berdirinya Federasi Tujuh Emirat,” ungkap Abdulla Salem.

Baca juga: Jet Tempur Tak Berawak Pertama Turki Siap Terbang Perdana

Sejak didirikan pertama kali pada tanggal 2 Desember 1971, UEA terus bekerja mencapai kemakmuran dan kemajuan, sesuai dengan visi yang dicanangkan pertama kali oleh Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan bersama para pendiri UEA lainnya.

“Upaya ini kemudian diteruskan oleh Yang Mulia Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, Presiden UEA—semoga Allah menjaganya,” papar dia.

Abdulla Salem menjelaskan, “Perayaan Hari Persatuan ke-51 merupakan kesempatan besar untuk mengenang kembali jasa para pendiri negara, khususnya Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan yang telah sukses menampilkan UEA sebagai teladan terdepan dalam membela prinsip toleransi, hidup berdampingan secara damai dan mencintai kebaikan untuk seluruh umat manusia.”

Baca juga: AS Diam-diam Modifikasi HIMARS yang Dikirim ke Ukraina, Tujuannya…

Sehubungan dengan Hari Persatuan Ke-51, Duta Besar Abdulla AlDhaheri menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan; dan Sheikh Mohamed bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden UEA, Perdana Menteri dan Penguasa Dubai; juga kepada para Penguasa Emirat serta kepada pemerintah dan rakyat UEA.

“Sejak pertama kali didirikan pada tanggal 2 Desember 1971, UEA telah meluncurkan sejumlah proyek dan inisiatif strategis dalam Kerangka Prinsip 50 Tahun Ke Depan yang berisi sepuluh prinsip yang mewakili strategi UEA selama lima puluh tahun ke depan, dimana ia terus bergerak ke setiap tahap menuju pencapaian dan pembangunan,” ungkap Abdulla Salem.

Prinsip 50 Tahun menguraikan berbagai langkah strategis UEA di bidang ekonomi, politik, dan pembangunan, untuk memperkuat pilar federasi dan membangun ekonomi berkelanjutan untuk masyarakat yang lebih sejahtera.

“Di tingkat eksternal, UEA akan terus menampilkan kebijakan luar negeri yang bertujuan untuk membangun kepentingan bersama negara-negara di kawasan, dalam rangka mempromosikan perdamaian, stabilitas, kemakmuran, dan kesejahteraan rakyat,” papar Abdulla Salem.



Hubungan UEA dengan semua negara dicirikan oleh kesinambungan, moderasi, diplomasi, dan kearifan terlepas dari perkembangan politik, keamanan, ekonomi, dan kesehatan global, kemudian memanfaatkannya dalam menemukan titik temu dalam mengembangkan solusi untuk berbagi problematika regional dan internasional, selain juga dalam rangka mengatasi tantangan dan konflik.

Presiden UEA Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan menegaskan pada kesempatan Hari Persatuan Ke-51 bahwa, "Uni Emirat Arab telah memulai fase baru dalam sejarahnya. UEA akan tetap menjadi mitra penting yang terus mendukung segala hal yang dapat mewujudkan perkembangan dan kemajuan umat manusia."

Duta Besar UEA memuji hubungan bilateral UEA-Indonesia, yang dalam beberapa tahun terakhir sukses mencapai tingkat kemitraan strategis di bidang politik, ekonomi, dan perdagangan, berkat hubungan istimewa yang terjadi di antara pemimpin kedua negara.

Penandatanganan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara UEA dan Indonesia (UEA-RI CEPA) pada Juli tahun 2022 diharapkan akan meningkatkan kesinambungan hubungan bilateral, sekaligus menciptakan perubahan kualitatif dalam kerja sama ekonomi, perdagangan, dan investasi, yang berkontribusi bagi penciptaan lapangan kerja baru dan pencapaian kemakmuran dan pembangunan bagi rakyat kedua negara. Inilah yang selalu dicita-citakan oleh pemimpin UEA yang bijaksana.

Kunjungan Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan ke Indonesia pada November 2022 berhasil mewujudkan kekuatan hubungan bilateral di antara UEA-Indonesia.

Kunjungan ini juga menandai dimulainya perubahan relasi kerjasama bilateral di antara kedua negara dari fase pendirian dan penguatan menuju fase kemajuan, penyempurnaan berbagai proyek, dan langkah-langkah yang telah ditetapkan untuk melanjutkan perjalanan kebangkitan dan kemakmuran bagi kedua negara yang bersahabat.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
5 Fakta UEA Bergabung...
5 Fakta UEA Bergabung dengan Agresi AS-Israel terhadap Iran sejak Awal
Iran Bisa Kembali Serang...
Iran Bisa Kembali Serang UEA untuk Balas Serangan Israel terhadap Lebanon
Malaysia, Turki dan...
Malaysia, Turki dan UEA Bersama 51 Negara Lainnya Dilaporkan Pasok Senjata ke Israel
UEA Sebut Peluang Kesepakatan...
UEA Sebut Peluang Kesepakatan AS-Iran untuk Selesaikan Masalah Selat Hormuz Hanya 50-50
Menko AHY-Dewan Maritim...
Menko AHY-Dewan Maritim Rusia Kerja Sama Pembangunan PLTN Terapung dan Kapal Cepat
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Dipaksa Trump, Israel...
Dipaksa Trump, Israel Hentikan Serangan ke Iran tapi Tidak ke Lebanon
Rekomendasi
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Sumber Daya Mineral, Pemerintah Didorong Segera Buka Lelang WIUP Muratara
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Awkarin Mangkir dari...
Awkarin Mangkir dari Panggilan Polisi Terkait Kasus Hanania Travel, Ini Penjelasan Polisi
Berita Terkini
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved