Rusia dan China Siapkan Kesepakatan Bangun Stasiun Bulan

Selasa, 06 Desember 2022 - 11:31 WIB
loading...
Rusia dan China Siapkan...
Rusia dan China mulai persiapan untuk pembangunan stasiun antariksa di Bulan. Foto/Roscosmos/CNSA
A A A
MOSKOW - Rusia dan China menyiapkan kesepakatan untuk membangun International Lunar Research Station (ILRS).

Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin mengumumkan hal itu pada Senin (5/12/2022). Proyek ini berpotensi terbuka untuk negara lain, sementara fasilitas itu sendiri diharapkan dapat beroperasi pada tahun 2035.

Berbicara pada pertemuan rutin kepala pemerintahan kedua negara, Mishustin mengatakan, “Moskow dan Beijing melihat potensi signifikan dalam industri teknologi tinggi, termasuk digitalisasi dan penelitian luar angkasa.”

Mishustin mencatat, “Rusia dan China telah bersiap menandatangani perjanjian antar pemerintah tentang pendirian Stasiun Penelitian Bulan Internasional. Ini adalah langkah signifikan bagi negara kita.”

Baca juga: Jet Tempur Tak Berawak Pertama Turki Siap Terbang Perdana

ILRS sedang dikembangkan badan antariksa Rusia Roscosmos dan China National Space Administration (CNSA).

“Proyek bilateral, bagaimanapun, terbuka untuk semua negara yang berkepentingan dan mitra internasional dan berupaya mempromosikan eksplorasi manusia dan penggunaan luar angkasa untuk tujuan damai,” ungkap nota kesepahaman 2021 antara Moskow dan Beijing.

Fasilitas luar angkasa yang diusulkan akan terdiri dari stasiun di orbit bulan dan pangkalan bulan di permukaan.

Baca juga: AS Diam-diam Modifikasi HIMARS yang Dikirim ke Ukraina, Tujuannya…

Itu juga diharapkan didukung beberapa penjelajah pintar dan robot pelompat, menurut perwakilan CNSA dan Roscosmos.

Menurut peta jalan yang disediakan Roscosmos, ILRS diharapkan akan beroperasi pada tahun 2035.

Dengan proyek yang dibagi dalam beberapa tahap, Rusia dan China berencana memilih lokasi untuk pangkalan bulan pada tahun 2025, dengan upaya konstruksi antara tahun 2026 dan 2035.

Jika sudah siap, stasiun tersebut akan mempelajari topografi bulan, geologi, serta struktur internal bulan, sambil mendukung eksplorasi ruang angkasa lebih lanjut di masa depan.

Prakarsa bersama China-Rusia muncul setelah kepala Roscosmos Yury Borisov mengatakan pada akhir Juli bahwa Rusia akan menarik diri dari Stasiun Luar Angkasa Internasional setelah 2024.

Hingga saat itu, Moskow bermaksud memenuhi kewajibannya kepada mitra asingnya.

Belakangan, dia mengklarifikasi bahwa ketepatan waktu penarikan ISS dapat bergantung pada beberapa faktor, termasuk kondisi ISS itu sendiri dan kinerja operasionalnya.

Sementara itu, Borisov mengatakan Rusia berencana fokus membangun fasilitas luar angkasanya sendiri.

Tahun lalu, Vladimir Solovyov, mantan kosmonot Soviet dan kepala desainer untuk produsen pesawat ruang angkasa RSC Energia Construction, mengatakan pembangunan Stasiun Layanan Orbital Rusia (ROSS) akan dimulai paling cepat pada tahun 2028.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
PM Belanda Rob Jetten...
PM Belanda Rob Jetten Minta Maaf kepada Tentara Maluku
Rekomendasi
Ingat Besok Jadwal Puasa...
Ingat Besok Jadwal Puasa Tasua, Ini Bacaan Niatnya!
Tantri Kotak Jadi Korban...
Tantri Kotak Jadi Korban Penipuan, Uang Rp10 Miliar Diduga Dibawa Kabur Teman Sendiri
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
China Dilanda Gelombang...
China Dilanda Gelombang PHK dan Gejolak Sosial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved