Rusia Klaim Tembak Jatuh 2 Helikopter Mi-8 Ukraina

Selasa, 06 Desember 2022 - 05:30 WIB
loading...
Rusia Klaim Tembak Jatuh 2 Helikopter Mi-8 Ukraina
Rusia Klaim Tembak Jatuh 2 Helikopter Mi-8 Ukraina. FOTO/TASS
A A A
MOSKOW - Pasukan pertahanan udara Rusia menembak jatuh dua helikopter Mi-8 Ukraina di Republik Rakyat Donetsk dalam beberapa hari terakhir selama operasi militer khusus di Ukraina. Hal itu diungkapkan Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Letnan Jenderal Igor Konashenkov, Senin (5/12/2022).

“Kemampuan pertahanan udara menembak jatuh dua helikopter Mi-8 Angkatan Udara Ukraina di dekat pemukiman Maryinka di Republik Rakyat Donetsk,” kata Konashenkov, seperti dikutip dari TASS.

Baca: Intelijen AS Prediksi Perang Rusia-Ukraina Akan Terus Melambat

“Selain itu, dalam 24 jam terakhir, mereka menghancurkan sepuluh kendaraan udara tak berawak di area pemukiman Vishnyovoye, Kirillovka dan Stepnoye di Republik Rakyat Donetsk, Krasnosyolovka dan Tokmak di Wilayah Zaporozhye," lanjutnya.

Konashenkov juga menyatakan, sistem pertahanan udara Rusia mencegat dua roket HIMARS dari sistem peluncuran roket berganda di dekat komunitas Novologanskoye di Republik Rakyat Donetsk.

“Pasukan Rusia melancarkan serangan terhadap lokasi penempatan kelompok taktis perusahaan Ukraina di Wilayah Kharkov ke arah Kupyansk, melenyapkan lebih dari 60 militan dalam satu hari terakhir,” jelas Konashenkov.

Baca: Kedubes dan Konsulat Ukraina di 6 Negara Eropa Dikirimi Paket Mata Binatang

"Di arah Kupyansk, serangan dilakukan terhadap lokasi penyebaran kelompok taktis perusahaan Ukraina di area pemukiman Tabayevka di Wilayah Kharkov. Serangan itu melenyapkan tenaga musuh dan peralatan militer,” tambahnya.

Dilaporkan pula, pasukan Rusia menggagalkan serangan tentara Ukraina di Republik Rakyat Lugansk di wilayah Krasny Liman dan melenyapkan dua kelompok subversif musuh dalam satu hari terakhir.

"Di arah Krasny Liman, tindakan tegas pasukan Rusia menggagalkan upaya dua kelompok taktis perusahaan Ukraina untuk maju menuju permukiman Chervonopopovka dan Zhitlovka di Republik Rakyat Lugansk," kata juru bicara itu.
(esn)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2615 seconds (11.252#12.26)