Seoul: Korut Tembakkan 130 Mortir dalam Latihan Militer
Selasa, 06 Desember 2022 - 00:30 WIB
loading...
A
A
A
Korsel dan Amerika Serikat (AS) juga telah meningkatkan latihan militer tahun ini, dengan mengatakan bahwa latihan itu diperlukan untuk mencegah Korut memiliki senjata nuklir.
Perjanjian Militer Komprehensif (CMA) 2018 adalah kesepakatan paling substantif yang dihasilkan dari pertemuan berbulan-bulan antara pemimpin Kim Jong Un dan Presiden Korea Selatan saat itu Moon Jae-in.
Baca: Korsel Ancam Beri Respons yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya Jika Korut Uji Bom Nuklir
Namun, dengan pembicaraan yang lama terhenti, latihan baru-baru ini dan unjuk kekuatan di sepanjang perbatasan berbenteng antara Korea telah menimbulkan keraguan tentang masa depan tindakan tersebut. Korsel menuduh Korut berulang kali melanggar perjanjian dengan latihan artileri tahun ini.
Tahun ini, Korut melanjutkan pengujian rudal balistik antarbenua (ICBM) jarak jauh untuk pertama kalinya sejak 2017, dan Korsel serta Amerika Serikat mengatakan telah membuat persiapan untuk melanjutkan uji coba nuklir juga.
Perjanjian Militer Komprehensif (CMA) 2018 adalah kesepakatan paling substantif yang dihasilkan dari pertemuan berbulan-bulan antara pemimpin Kim Jong Un dan Presiden Korea Selatan saat itu Moon Jae-in.
Baca: Korsel Ancam Beri Respons yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya Jika Korut Uji Bom Nuklir
Namun, dengan pembicaraan yang lama terhenti, latihan baru-baru ini dan unjuk kekuatan di sepanjang perbatasan berbenteng antara Korea telah menimbulkan keraguan tentang masa depan tindakan tersebut. Korsel menuduh Korut berulang kali melanggar perjanjian dengan latihan artileri tahun ini.
Tahun ini, Korut melanjutkan pengujian rudal balistik antarbenua (ICBM) jarak jauh untuk pertama kalinya sejak 2017, dan Korsel serta Amerika Serikat mengatakan telah membuat persiapan untuk melanjutkan uji coba nuklir juga.
(esn)
Lihat Juga :