AS Luncurkan Bomber Siluman Nuklir B-21 Raider di Tengah Kekhawatiran Perang Dunia III

Sabtu, 03 Desember 2022 - 09:01 WIB
loading...
A A A
“Dengan kemampuan menahan target yang berisiko di manapun di dunia, sistem senjata ini sangat penting untuk keamanan nasional kita,” kata Doug Young, wakil presiden divisi serangan Northrop Grumman, seperti dikutip dari The Sun, Sabtu (3/12/2022).

Baca juga: Australia Isyaratkan Akan Beli Bomber Siluman B-21 AS, China Bereaksi Keras

Masih sedikit yang diketahui sejauh ini tentang B-21 meskipun ada spekulasi bahwa bentuk misterius yang terlihat di Area 51 yang sangat rahasia bisa jadi adalah pesawatnya.

Menurut citra satelit objek besar yang tidak dapat diidentifikasi duduk di ujung landasan pacu dekat gantungan putih besar.

Dari informasi yang keluar, B-21 Raider mengambil sebagian besar desainnya dari pendahulunya.

Dengan musuh potensial Amerika yang mengembangkan dan menggunakan sistem pertahanan udara baru yang canggih, sebagian besar fokus selama pengembangan adalah kemampuan bertahan hidup.

B-21 harus mampu menembus pertahanan terberat dan China telah mengeklaim bahwa radarnya dapat mendeteksi bahkan pesawat siluman sekalipun.

Selain melakukan misi pengeboman, pesawat B-21 akan dapat mengumpulkan dan berbagi intelijen, membantu serangan langsung ke berbagai sasaran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Gawat! Iran Ancam Serang...
Gawat! Iran Ancam Serang Israel Lagi
Rekomendasi
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved