AS Luncurkan Bomber Siluman Nuklir B-21 Raider di Tengah Kekhawatiran Perang Dunia III
Sabtu, 03 Desember 2022 - 09:01 WIB
loading...
A
A
A
Penggunaan perangkat lunak sumber terbuka akan memungkinkan pesawat di-upgrade dengan mudah, memastikannya tetap fleksibel dan mutakhir sambil memperpanjang masa manfaatnya.
China sendiri telah mengincar teknologi siluman selama bertahun-tahun. Beijing diketahui telah mengembangkan pesawat siluman Xian H-20, yang memiliki kemiripan yang mencolok dengan pesawat-pesawat siluman AS.
Northrop Grumman memenangkan kontrak untuk membuat bomber siluman nuklir itu pada tahun 2015.
Nama Raider diambil untuk menghormati "Doolittle Raiders" dari Perang Dunia Kedua.
Pada tanggal 18 April 1942, 80 penerbang dalam 16 pesawat B-25 Mitchell melakukan serangan pertama di Tokyo setelah serangan Jepang di Pearl Harbour.
Serangan itu direncanakan dan dipimpin oleh James "Jimmy" Doolittle dari Angkatan Udara AS.
China sendiri telah mengincar teknologi siluman selama bertahun-tahun. Beijing diketahui telah mengembangkan pesawat siluman Xian H-20, yang memiliki kemiripan yang mencolok dengan pesawat-pesawat siluman AS.
Northrop Grumman memenangkan kontrak untuk membuat bomber siluman nuklir itu pada tahun 2015.
Nama Raider diambil untuk menghormati "Doolittle Raiders" dari Perang Dunia Kedua.
Pada tanggal 18 April 1942, 80 penerbang dalam 16 pesawat B-25 Mitchell melakukan serangan pertama di Tokyo setelah serangan Jepang di Pearl Harbour.
Serangan itu direncanakan dan dipimpin oleh James "Jimmy" Doolittle dari Angkatan Udara AS.
(min)
Lihat Juga :