Mengenal Xinjiang, Provinsi di China dengan Populasi Muslim Terbanyak
Kamis, 01 Desember 2022 - 16:04 WIB
loading...
A
A
A
Dahulu, masyarakat China biasa menyebut Xinjiang dengan Xiyu, yang berarti wilayah Barat. Namun seiring dengan berjalannya waktu, wilayah ini dikenal dengan sebutan Xinjiang atau Perbatasan Baru.
Hal ini terjadi usai Xiyu dianeksasi oleh Dinasti Manchu pada abad ke-18. Provinsi ini berada di wilayah pegunungan yang relatif sepi dan terjal.
Sebagian besar penduduknya bekerja sebagai penggembala dan petani.
Di bidang kebudayaan, UNESCO mencatatkan muqam Uighur sebagai warisan budaya tak benda sejak tahun 2006.
Muqam sendiri merupakan kesenian yang berisi berbagai unsur, seperti tarian, lagu, dan musik rakyat yang memiliki beragam irama.
Sebagian besar lirik lagunya dibuat oleh seniman klasik Uighur. Lagu yang dibawakan berisi kehidupan masyarakat Uighur masa kini.
Mengutip jurnal yang dipublikasikan dalam 3rd International Conference on Art Studies tahun 2019 dengan judul “Study on China’s Uyghur Twelve in the Past 40 Years of Reform and Opening up” karya Nurbiye Imin, Rehemitulla Tudaji, dan Osman Juma, muqam layak disebut sebagai harta karun kebudayaan China, yang sudah ada sejak puluhan tahun.
Muqam dipengaruhi oleh 19 negara dan daerah di garis perbatasan Asia, Afrika, dan Eropa. Masing-masing negara memiliki nama tersendiri untuk muqam.
Hal ini terjadi usai Xiyu dianeksasi oleh Dinasti Manchu pada abad ke-18. Provinsi ini berada di wilayah pegunungan yang relatif sepi dan terjal.
Sebagian besar penduduknya bekerja sebagai penggembala dan petani.
Di bidang kebudayaan, UNESCO mencatatkan muqam Uighur sebagai warisan budaya tak benda sejak tahun 2006.
Muqam sendiri merupakan kesenian yang berisi berbagai unsur, seperti tarian, lagu, dan musik rakyat yang memiliki beragam irama.
Sebagian besar lirik lagunya dibuat oleh seniman klasik Uighur. Lagu yang dibawakan berisi kehidupan masyarakat Uighur masa kini.
Mengutip jurnal yang dipublikasikan dalam 3rd International Conference on Art Studies tahun 2019 dengan judul “Study on China’s Uyghur Twelve in the Past 40 Years of Reform and Opening up” karya Nurbiye Imin, Rehemitulla Tudaji, dan Osman Juma, muqam layak disebut sebagai harta karun kebudayaan China, yang sudah ada sejak puluhan tahun.
Muqam dipengaruhi oleh 19 negara dan daerah di garis perbatasan Asia, Afrika, dan Eropa. Masing-masing negara memiliki nama tersendiri untuk muqam.
Lihat Juga :