Pentagon: China Akan Tingkatkan Hulu Ledak Nuklirnya Jadi 1.500
Rabu, 30 November 2022 - 04:50 WIB
loading...
A
A
A
China juga bekerja untuk memodernisasi rudal balistiknya yang dapat mengirimkan senjata nuklir, meluncurkan sekitar 135 dalam pengujian selama tahun 2021. Menurut laporan itu, jumlah tersebut melebihi jumlah uji coba yang sama gabungan dari seluruh dunia namun tidak termasuk yang ditembakkan dalam konflik.
"Dan angkatan udara Beijing membuat langkah, dengan cepat mengejar angkatan udara Barat,” kata laporan itu.
Seorang pejabat pertahanan senior AS, berbicara sebelum rilis laporan tersebut, mengatakan angkatan udara China mencoba untuk maju dengan cepat di semua lini, termasuk pada peralatan yang dioperasikan serta pilot dan personel lainnya.
Laporan tersebut juga membidik cara China menggunakan militernya di kawasan Indo-Pasifik, dengan mengatakan bahwa China telah mengadopsi tindakan yang lebih koersif dan agresif.
Baca: Terlalu Banyak Pasok Senjata ke Ukraina, AS Khawatir Sulit Bantu Taiwan
Itu terutama terjadi di sekitar Taiwan, pulau demokratis yang memiliki pemerintahan sendiri yang diklaim Beijing sebagai miliknya.
Kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi pada Agustus lalu membuat marah China, yang bereaksi dengan latihan terbesar dan paling agresif di sekitar pulau itu sejak 1990-an.
"Dan angkatan udara Beijing membuat langkah, dengan cepat mengejar angkatan udara Barat,” kata laporan itu.
Seorang pejabat pertahanan senior AS, berbicara sebelum rilis laporan tersebut, mengatakan angkatan udara China mencoba untuk maju dengan cepat di semua lini, termasuk pada peralatan yang dioperasikan serta pilot dan personel lainnya.
Laporan tersebut juga membidik cara China menggunakan militernya di kawasan Indo-Pasifik, dengan mengatakan bahwa China telah mengadopsi tindakan yang lebih koersif dan agresif.
Baca: Terlalu Banyak Pasok Senjata ke Ukraina, AS Khawatir Sulit Bantu Taiwan
Itu terutama terjadi di sekitar Taiwan, pulau demokratis yang memiliki pemerintahan sendiri yang diklaim Beijing sebagai miliknya.
Kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi pada Agustus lalu membuat marah China, yang bereaksi dengan latihan terbesar dan paling agresif di sekitar pulau itu sejak 1990-an.
Lihat Juga :