Pentagon: China Akan Tingkatkan Hulu Ledak Nuklirnya Jadi 1.500
Rabu, 30 November 2022 - 04:50 WIB
loading...
Pentagon menyebut China akan meningkatkan hulu ledak nuklirnya jadi 1.500. Foto/Ilustrasi
A
A
A
WASHINGTON - China sedang memperluas kekuatan nuklirnya dan sedang dalam kecepatan hampir empat kali lipat jumlah hulu ledak yang dimilikinya pada tahun 2035, dengan cepat menutup celahnya dengan Amerika Serikat (AS). Begitu bunyi laporan Pentagon yang dirilis Selasa waktu setempat.
Dalam laporannya, Pentagon mengatakan persenjataan nuklir China diatur menjadi lebih dari tiga kali lipat menjadi 1.500 hulu ledak nuklir. Laporan itu juga menyoroti meningkatnya kecanggihan angkatan udara negara itu.
Washington telah mengidentifikasi Beijing sebagai tantangan paling penting bagi AS, dan laporan tahunan tentang militer China menekankan peningkatan pada kekuatan nuklir dan konvensionalnya.
“Departemen Pertahanan memperkirakan persediaan hulu ledak nuklir operasional (China) telah melampaui 400,” kata laporan itu.
“Jika China melanjutkan laju ekspansi nuklirnya, kemungkinan akan memiliki persediaan sekitar 1.500 hulu ledak pada tahun 2035," sambung laporan itu seperti dilansir dari Al Arabiya, Rabu (30/11/2022).
Baca: Militer China Usir Kapal Perang AS di Dekat Kepulauan Spratly
Namun angka itu masih tertinggal jauh dari persenjataan AS dan Rusia, yang masing-masing memiliki beberapa ribu hulu ledak nuklir.
Dalam laporannya, Pentagon mengatakan persenjataan nuklir China diatur menjadi lebih dari tiga kali lipat menjadi 1.500 hulu ledak nuklir. Laporan itu juga menyoroti meningkatnya kecanggihan angkatan udara negara itu.
Washington telah mengidentifikasi Beijing sebagai tantangan paling penting bagi AS, dan laporan tahunan tentang militer China menekankan peningkatan pada kekuatan nuklir dan konvensionalnya.
“Departemen Pertahanan memperkirakan persediaan hulu ledak nuklir operasional (China) telah melampaui 400,” kata laporan itu.
“Jika China melanjutkan laju ekspansi nuklirnya, kemungkinan akan memiliki persediaan sekitar 1.500 hulu ledak pada tahun 2035," sambung laporan itu seperti dilansir dari Al Arabiya, Rabu (30/11/2022).
Baca: Militer China Usir Kapal Perang AS di Dekat Kepulauan Spratly
Namun angka itu masih tertinggal jauh dari persenjataan AS dan Rusia, yang masing-masing memiliki beberapa ribu hulu ledak nuklir.
Lihat Juga :