Kehabisan Senjata, Rusia Tembakkan Rudal Tua dan Kosong

Minggu, 27 November 2022 - 06:42 WIB
loading...
A A A
Dia mengatakan inventaris terbesar yang tersisa yang ditinggalkan Rusia adalah sistem rudal anti-pesawat S-300, yang tidak terlalu akurat ketika ditembakkan dari darat ke darat, jadi masuk akal jika Rusia akan menggunakan cara yang terakhir ini.

“Rusia belum menembakkan banyak rudal selama empat atau lima bulan terakhir,” kata Cancian.

“(Negara) ini menembakkan sejumlah besar rudal dalam waktu singkat, yang mendapat banyak perhatian dan memiliki efek terkonsentrasi, tetapi tidak dapat melanjutkan tingkat upaya itu dalam waktu yang lama,” jelasnya

“Jadi, serangannya bersifat episodik. Itu sebabnya ia dapat melanjutkan kampanye rudal dengan inventaris terbatas,” yang dikatakan Cancian didorong oleh drone yang dipasok Iran.

Drone Shahed-136 atau "kamikaze" ini termasuk di antara kendaraan udara tak berawak yang digunakan Rusia untuk menargetkan infrastruktur Ukraina.

Iran juga telah memberikan drone Shahed 129 dan Shahed 191 kepada Rusia, serta drone Mohajer-6, yang dapat membawa empat rudal berpemandu presisi. Teheran juga dilaporkan memasok Moskow dengan rudal Fateh-110 dan Zolfaghar, yang akan meningkatkan pasokan Rusia.

Baca: Istri Zelensky Klaim Warga Ukraina Siap Menderita 2-3 Tahun

“Saya telah mendengar bahwa mereka telah menggunakan dua pertiga dari toko (rudal) mereka sejak sekitar akhir April,” ucap Richard Connolly, direktur konsultan Eastern Advisory Group, baru-baru ini kepada Newsweek.

“Tetapi mereka terus berdatangan," imbuhnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
MSIN Paparkan Strategi...
MSIN Paparkan Strategi Streaming Global di APOS 2026, V+Short Tembus 5 Juta Unduhan
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Berita Terkini
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved