Kehabisan Senjata, Rusia Tembakkan Rudal Tua dan Kosong

Minggu, 27 November 2022 - 06:42 WIB
loading...
Kehabisan Senjata, Rusia...
Sistem rudal S-300 Rusia. Foto/Radio Free Europe
A A A
LONDON - Pasukan Rusia terpaksa memindahkan hulu ledak nuklir dari rudal jelajah tua untuk ditembakkan ke sasaran di Ukraina . Hal itu menurut penilaian Barat terbaru yang menunjukkan stok senjata Moskow semakin menipis.

Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan bahwa citra sumber terbuka menunjukkan puing-puing rudal jelajah yang diluncurkan ke udara AS-15 Kent tahun 1980-an, yang tampaknya telah ditembak jatuh dan hulu ledaknya mungkin telah diganti dengan pemberat.

Pejabat pertahanan mengatakan bahwa sistem yang tidak bereaksi masih akan menyebabkan kerusakan tetapi tidak mungkin untuk mencapai efek yang dapat diandalkan terhadap sasaran yang dituju dan dapat digunakan oleh Moskow sebagai umpan untuk mengalihkan pertahanan udara Ukraina.

“Apa pun niat Rusia, improvisasi ini menyoroti tingkat menipisnya stok rudal jarak jauh Rusia,” kata pejabat pertahanan Inggris dalam penilaian yang biasanya menyoroti keuntungan Kiev dan kerugian Moskow seperti dilansir dari Newsweek, Minggu (27/11/2022).

Ada banyak laporan bahwa Rusia menghadapi stok rudal yang semakin menipis, meskipun ada ketidakpastian seputar keadaan gudang senjata Moskow.

Pada hari Selasa, Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Reznikov mengatakan bahwa Rusia telah menggunakan sekitar 80 persen rudal modernnya dan hanya memiliki 13 persen sisa dari stok rudal Iskander yang diluncurkan sebelum perang.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Lloyd Austin mengatakan pada hari Rabu bahwa ketergantungan Rusia pada tembakan dalam jumlah besar sebelum bermanuver di darat telah menghabiskan persediaan amunisinya.

Baca: Putin Ungkap Prioritas untuk Industri Pertahanan Rusia, Apa Saja?

Mark Cancian, penasihat senior di program keamanan nasional dari lembaga think tank Washington Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS), mengatakan kepada Newsweek bahwa, bahkan sebelum perang, Rusia tidak memproduksi banyak rudal. Hal ini semakin dibatasi oleh sanksi yang telah diberlakukan sejak saat itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Periksa Sony Sonjaya,...
Periksa Sony Sonjaya, Kejagung Dalami Pengajuan Justice Collaborator
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Berita Terkini
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved