Presiden Rusia Vladimir Putin: Tentara Ukraina Dijadikan Umpan Meriam

Sabtu, 26 November 2022 - 05:31 WIB
loading...
Presiden Rusia Vladimir...
Presiden Rusia Vladimir Putin sebut tentara Ukraina digunakan sebagai umpan meriam oleh rezim neo-Nazi di Kiev. Foto/Alexander Scherbak/TASS/Kremlin
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan negaranya tidak berperang melawan rakyat Ukraina , melainkan menghadapi kepemimpinan mereka dan kekuatan asing yang menggunakan negara itu sebagai wakil.

Dia mengklaim bahwa tentara Ukraina digunakan sebagai umpan meriam oleh apa yang dia sebut "rezim neo-Nazi" di Kiev.

Berbicara kepada para ibu tentara Rusia pada hari Jumat, Presiden Putin mengatakan bahwa mereka yang memasok senjata ke Ukraina dan mendanai pemerintah Kiev tidak mempertimbangkan kerugian Ukraina.

Sementara itu, lanjut Putin, mereka yang tidak mematuhi perintah dieksekusi di tempat tepat di depan rekan-rekannya. Pernyataannya itu mengutip informasi yang diberikan kepadanya oleh sumber-sumber utama.

Baca juga: AS Takut Vladimir Putin Gunakan Racun Ganas Novichok untuk Lumpuhkan Ukraina

“Anak-anak kita telah melihat ini secara langsung. Mayat yang dieksekusi dibiarkan begitu saja di sana. Baru-baru ini ada kasus lain—lima orang ditembak tepat di depan barisan, mereka yang menolak untuk pergi atau meninggalkan posisinya,” kata Putin seperti dikutip Russia Today, Sabtu (26/11/2022).

Dia tampaknya mengacu pada insiden yang dilaporkan oleh Kementerian Pertahanan Rusia pekan lalu, di mana Kiev diduga mengirim militan nasionalis ke desa Belogorovka untuk "menertibkan" dan mengintimidasi prajurit Ukraina, beberapa di antaranya menolak untuk mengikuti perintah dan ditembak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Keji! Pasangan Muda-Mudi...
Keji! Pasangan Muda-Mudi Buang Bayi di Tempat Sampah Terminal Bus
Rekomendasi
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Prancis di Persimpangan...
Prancis di Persimpangan Mimpi dan Trauma
Berita Terkini
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Infografis
600 Tentara Korea Utara...
600 Tentara Korea Utara Tewas saat Perang Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved