Ben-Gvir Sang Politisi Ekstremis Anti-Arab Menjadi Menteri Keamanan Nasional Israel
Sabtu, 26 November 2022 - 00:01 WIB
loading...
A
A
A
Dia juga mendukung ibadah umat Yahudi di kompleks Masjid Al-Aqsa, yang dikenal orang Yahudi sebagai Temple Mount. Itu bertentangan dengan status quo situs tersebut, dan penentangan tradisional Yahudi Ortodoks untuk beribadah di sana.
Meningkatnya kehadiran orang-orang Yahudi sayap kanan yang mencoba untuk beribadah di tempat tersebut, yang dilindungi oleh pasukan Israel, telah membuat warga Palestina marah dan menyebabkan konfrontasi dengan kekerasan.
Dimasukkannya tokoh-tokoh sayap kanan dalam pemerintahan koalisi Netanyahu telah mengkhawatirkan sekutu Barat Israel. Setidakny itu diakui Presiden Israel Isaac Herzog, yang kata-katanya ditangkap oleh mikrofon yang menurutnya tidak aktif.
Sejak memenangkan kursi Knesset, Ben-Gvir telah menodongkan pistol ke petugas parkir Palestina di Tel Aviv—di mana dia diinterogasi oleh polisi—dan berselisih dengan legislator Ayman Odeh, seorang warga Palestina Israel, ketika Odeh memblokirnya dari kamar rumah sakit seorang tahanan Palestina yang melakukan mogok makan.
Bulan lalu, Ben-Gvir pergi ke lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur yang diduduki, di mana otoritas Israel berusaha untuk mengusir keluarga Palestina, dengan sekelompok pemukim yang memotong ban mobil warga Palestina dan mencoba menyerbu rumah satu keluarga.
Ketika orang-orang Palestina menanggapi dengan melempar batu, dia mengeluarkan pistol, meskipun ada polisi di tempat kejadian.
Ben-Gvir mengeklaim tangan petugas polisi dan tentara Israel diikat dan dia ingin melonggarkan aturan untuk memungkinkan mereka menembak orang Palestina yang melempar batu—tetapi bukan pada orang Yahudi yang melakukan hal sama.
Meningkatnya kehadiran orang-orang Yahudi sayap kanan yang mencoba untuk beribadah di tempat tersebut, yang dilindungi oleh pasukan Israel, telah membuat warga Palestina marah dan menyebabkan konfrontasi dengan kekerasan.
Dimasukkannya tokoh-tokoh sayap kanan dalam pemerintahan koalisi Netanyahu telah mengkhawatirkan sekutu Barat Israel. Setidakny itu diakui Presiden Israel Isaac Herzog, yang kata-katanya ditangkap oleh mikrofon yang menurutnya tidak aktif.
Sejak memenangkan kursi Knesset, Ben-Gvir telah menodongkan pistol ke petugas parkir Palestina di Tel Aviv—di mana dia diinterogasi oleh polisi—dan berselisih dengan legislator Ayman Odeh, seorang warga Palestina Israel, ketika Odeh memblokirnya dari kamar rumah sakit seorang tahanan Palestina yang melakukan mogok makan.
Bulan lalu, Ben-Gvir pergi ke lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur yang diduduki, di mana otoritas Israel berusaha untuk mengusir keluarga Palestina, dengan sekelompok pemukim yang memotong ban mobil warga Palestina dan mencoba menyerbu rumah satu keluarga.
Ketika orang-orang Palestina menanggapi dengan melempar batu, dia mengeluarkan pistol, meskipun ada polisi di tempat kejadian.
Ben-Gvir mengeklaim tangan petugas polisi dan tentara Israel diikat dan dia ingin melonggarkan aturan untuk memungkinkan mereka menembak orang Palestina yang melempar batu—tetapi bukan pada orang Yahudi yang melakukan hal sama.
(mas)
Lihat Juga :