Roti Tertua di Dunia Ditemukan Dekat Baghdad, Berumur 70.000 Tahun
Jum'at, 25 November 2022 - 13:06 WIB
loading...
Ilustrasi roti pipih atau flatbread. Foto/flickr
A
A
A
BAGHDAD - Penggalian di situs Neanderthal di Irak utara mengarah pada penemuan sisa makanan tertua yang ditemukan sejauh ini di dunia.
Para arkeolog telah menemukan apa yang diyakini sebagai sisa-sisa roti pipih (flatbread) berusia 70.000 tahun yang dibakar di Gua Shanidar, 500 mil sebelah utara Baghdad, Pegunungan Zagros di wilayah Kurdistan.
Temuan ini menantang kepercayaan lama bahwa Neanderthal bertahan hidup dengan makanan primitif berupa daging mentah atau tanaman mentah.
Penemuan ini pun menunjukkan bahwa Neanderthal sebenarnya adalah pecinta kuliner juga.
"Stereotip lama adalah bahwa Neanderthal kurang cerdas dibandingkan manusia modern dan bahwa mereka memiliki pola makan yang sebagian besar berbasis daging. Temuan kami adalah indikasi nyata pertama dari masakan yang rumit, dan dengan demikian budaya makanan, di antara Neanderthal," jelas Chris Hunt, Profesor Paleoekologi Budaya di Liverpool John Moores University, yang mengoordinasikan penggalian.
Para arkeolog telah menemukan apa yang diyakini sebagai sisa-sisa roti pipih (flatbread) berusia 70.000 tahun yang dibakar di Gua Shanidar, 500 mil sebelah utara Baghdad, Pegunungan Zagros di wilayah Kurdistan.
Temuan ini menantang kepercayaan lama bahwa Neanderthal bertahan hidup dengan makanan primitif berupa daging mentah atau tanaman mentah.
Penemuan ini pun menunjukkan bahwa Neanderthal sebenarnya adalah pecinta kuliner juga.
"Stereotip lama adalah bahwa Neanderthal kurang cerdas dibandingkan manusia modern dan bahwa mereka memiliki pola makan yang sebagian besar berbasis daging. Temuan kami adalah indikasi nyata pertama dari masakan yang rumit, dan dengan demikian budaya makanan, di antara Neanderthal," jelas Chris Hunt, Profesor Paleoekologi Budaya di Liverpool John Moores University, yang mengoordinasikan penggalian.
Lihat Juga :