Negara NATO Minta Jerman Kirim Sistem Rudal Patriot ke Ukraina

Kamis, 24 November 2022 - 08:09 WIB
loading...
Negara NATO Minta Jerman Kirim Sistem Rudal Patriot ke Ukraina
Polandia, salah satu negara NATO, minta tawaran sistem rudal Patriot dari Jerman diberikan saja kepada Ukraina. Foto/REUTERS
A A A
WARSAWA - Polandia, salah satu negara NATO, minta sistem rudal Patriot yang ditawarkan Jerman diberikan ke Ukraina .

Tawaran Berlin itu muncul setelah Warsawa ikut menjadi korban perang Moskow-Kiev. Pekan lalu, sistem pertahanan udara Ukraina tak sengaja menembakkan rudal ke wilayah Polandia dan menewaskan dua orang saat merespons serangan misil besar-besaran dari Rusia.

Permintaan agar baterai sistem rudal Patriot Jerman diberikan ke Ukraina itu disampaikan Menteri Pertahanan Polandia Mariusz Blaszczak.

“Setelah serangan rudal Rusia lebih lanjut, saya meminta Jerman agar baterai Patriot yang ditawarkan ke Polandia dipindahkan ke Ukraina dan ditempatkan di perbatasan baratnya,” tulis Blaszczak di Twitter, seperti dikutip Reuters, Kamis (24/11/2022).

Baca juga: Salah Tuduh Rudal Rusia Hantam Polandia, Wartawan AP Dipecat

“Ini akan melindungi Ukraina dari kematian dan pemadaman lebih lanjut dan akan meningkatkan keamanan di perbatasan timur kami," lanjut dia.

Pada hari Senin, Polandia mengatakan akan mengusulkan pengerahan peluncur rudal Patriot tambahan di dekat perbatasannya dengan Ukraina, menyusul tawaran dari Jerman.

Berlin menawarkan sistem pertahanan rudal Patriot kepada Warsawa untuk membantu mengamankan wilayah udaranya setelah sebuah rudal nyasar jatuh di Polandia pekan lalu. Sebelumnya, Berlin menawarkan bantuan tetangga timurnya dalam pengawasan udara dengan pesawat tempur Eurofighters Jerman.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebelumnya bersikeras rudal yang menghantam Polandia ditembakkan oleh pasukan Rusia. Namun, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengklarifikasi bahwa misil itu ditembakkan secara tidak sengaja oleh sistem pertahanan udara Ukraina.
(min)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1646 seconds (11.210#12.26)