Parlemen Eropa Tetapkan Rusia Negara Sponsor Terorisme

Rabu, 23 November 2022 - 20:07 WIB
loading...
Parlemen Eropa Tetapkan Rusia Negara Sponsor Terorisme
Parlemen Eropa tetapkan Rusia negara sponsor terorisme. Foto/Ilustrasi
A A A
BRUSSELS - Parlemen Eropa mengakui Rusia sebagai negara sponsor terorisme pada Rabu (23/11/2022). Parlemen Eropa juga menuduh pasukan Rusia melakukan kekejaman selama perangnya di Ukraina .

Langkah oleh legislator Eropa adalah langkah politik simbolis tanpa konsekuensi hukum, tetapi anggota parlemen mendesak pemerintah 27 negara Uni Eropa untuk mengikuti jejak mereka.

“Serangan dan kekejaman yang disengaja yang dilakukan oleh Federasi Rusia terhadap penduduk sipil Ukraina, penghancuran infrastruktur sipil dan pelanggaran serius lainnya terhadap hak asasi manusia dan hukum humaniter internasional sama dengan tindakan teror,” bunyi resolusi yang disetujui oleh anggota parlemen Uni Eropa .

"Mengakui Rusia sebagai negara sponsor terorisme dan sebagai negara yang menggunakan sarana terorisme," kata Parlemen Eropa seperti dilansir dari Al Arabiya.

Resolusi tersebut, yang didukung oleh 494 anggota parlemen dan ditentang oleh 58, menyerukan Brussels untuk menempatkan "kerangka hukum" untuk mengambil langkah tersebut dan mempertimbangkan untuk menambahkan Rusia.

Baca: Majelis Parlemen NATO Desak Anggota Tetapkan Rusia Rezim Teroris

“Kami menyebut sekop sekop. Rusia bukan hanya negara yang mensponsori terorisme, tetapi juga negara yang menggunakan sarana terorisme,” kata anggota parlemen Lithuania Andrius Kubilius, yang mempelopori desakan resolusi tersebut.

“Pengakuan fakta ini oleh Parlemen Eropa mengirimkan sinyal politik yang jelas. Eropa, orang Eropa tidak ingin tetap pasif, ketika tetangga besar mereka melanggar semua standar kemanusiaan dan internasional,” sambungnya.

Anggota parlemen di beberapa negara Uni Eropa timur telah memilih untuk mengutuk “terorisme” Rusia.

Uni Eropa telah memberlakukan delapan putaran sanksi yang belum pernah terjadi sebelumnya yang menargetkan ekspor minyak utama Rusia dan pejabat tinggi sejak Presiden Vladimir Putin memerintahkan pasukannya untuk menyerang pada Februari.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1149 seconds (10.55#12.26)