Gara-gara Ini Ukraina Bisa Mengetahui Posisi Pasukan Rusia

Rabu, 23 November 2022 - 15:28 WIB
loading...
A A A
Serangan yang lebih sedikit juga akan dilakukan oleh Ukraina dan Rusia, dan akan ada lebih banyak pertahanan statis di garis depan karena siang hari akan berkurang menjadi kurang dari sembilan jam sehari, dibandingkan dengan 15 hingga 16 jam pada puncak musim panas.

Dan karena suhu tinggi rata-rata akan turun dari 13 derajat Celcius dari September hingga November, menjadi nol derajat Celcius dari Desember hingga Februari, pasukan akan lebih enggan berperang, terutama pada malam hari, sementara mereka kurang pakaian dan akomodasi cuaca musim dingin sangat mungkin untuk menderita cedera dingin non-beku.

Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Reznikov mengatakan kepada Reuters pada 10 November bahwa kondisi musim dingin Ukraina akan berdampak besar pada perang.

“Itu kendala utama semua kampanye militer. Jika hujan, Anda harus tetap tinggal, karena Anda tidak dapat menggunakan kendaraan lapis baja atau pengangkut personel. Anda hanya dapat menggunakan (kendaraan) dengan rel. Jika bersalju, jalur jawaban yang sama. Jika tidak bersalju tetapi Anda telah membeku...tanah yang keras, Anda dapat menggunakan kendaraan beroda. Jadi, itu semua tergantung pada kondisi cuaca, tahap selanjutnya dari kampanye ini,"kata Reznikov.

Ukraina telah sukses besar di medan perang dalam beberapa bulan terakhir, mengambil kembali kendali atas wilayah Kharkiv dan merebut kembali kota utama Kherson di selatan.

Baca: WHO: Hingga 3 Juta Warga Ukraina akan Bermigrasi pada Musim Dingin

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Berita Terkini
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved