Ukraina Dituding Curi Gas untuk Moldova, Gazprom Ancam Putus Pasokan

Rabu, 23 November 2022 - 09:12 WIB
loading...
Ukraina Dituding Curi...
Seorang karyawan berjalan di stasiun pompa Sudzha, Gazprom. Foto/REUTERS/Denis Sinyakov
A A A
MOSKOW - Raksasa energi Rusia, Gazprom, mengatakan pada Selasa (22/11/2022) bahwa Ukraina mengalihkan pasokan gas alam yang transit ke Moldova.

Gazprom mengancam akan membatasi pengiriman gas melalui pipa utama sebagai tanggapan.

"Volume gas yang dipasok oleh Gazprom ke stasiun pengukur gas (GMS) 'Sudzha' untuk transit ke Moldova melalui Ukraina melebihi volume fisik yang ditransmisikan di perbatasan Ukraina dengan Moldova," ungkap pernyataan Gazprom.

Moldova membayar beberapa pasokan gas November pada Senin. Menurut Gazprom, Kiev telah menyimpan 52,52 juta meter kubik gas yang dimaksudkan untuk Moldova di wilayahnya.

Baca juga: CIA Incar Pejabat dan Pebisnis Rusia yang Muak dengan Perang Ukraina

Perusahaan energi Rusia lebih lanjut memperingatkan jika ketidakseimbangan transit terus berlanjut maka mereka akan mulai memangkas pasokan gas ke RUPS Sudzha untuk transit melalui Ukraina mulai pukul 10 pagi (7 pagi GMT) pada tanggal 28 November, “dalam jumlah pengiriman harian yang kurang.”

Jalur transit Sudzha melalui Ukraina tetap menjadi satu-satunya rute untuk memasok gas Rusia ke negara-negara Eropa barat dan tengah setelah jaringan Nord Stream rusak akibat ledakan yang mencurigakan pada September.

Kemudian pada Selasa, Kiev menuduh Gazprom memanipulasi fakta. Operator sistem transmisi gas Ukraina menyatakan seluruh volume gas yang diterima oleh Ukraina di perbatasan dengan Rusia dipindahkan ke Moldova.

Baca juga: China Ungkap Alasan Hubungan yang Memburuk dengan AS

Namun, sebagian dari gas tersebut dikembalikan ke Ukraina dalam bentuk "pembalikan virtual", klaim operator Ukraina tersebut.

Sementara itu, Moldova yang terkurung daratan telah mengalami pemadaman listrik besar-besaran akhir-akhir ini.

Moldova meminta bantuan internasional karena melonjaknya biaya energi dan meroketnya inflasi akan memberikan tekanan besar pada konsumen di salah satu negara termiskin di Eropa.

Menurut Kementerian Luar Negeri Prancis, dukungan semakin penting karena Moldova menghadapi krisis energi yang belum pernah terjadi sebelumnya saat musim dingin mendekat.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Trump Sebut Aset Iran...
Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran
Rekomendasi
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Bacaan Niat Puasa Ramadan...
Bacaan Niat Puasa Ramadan untuk Harian dan Sebulan Penuh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved