Filipina Puji Langkah Saudi Beri Kompensasi Pekerja Migran yang Tak Dibayar

Minggu, 20 November 2022 - 17:15 WIB
loading...
Filipina Puji Langkah...
Filipina Puji Langkah Saudi Beri Kompensasi Pekerja Migran yang Tak Dibayar. FOTO/Reuters
A A A
MANILA - Filipina memuji komitmen Arab Saudi untuk memberikan kompensasi kepada sekitar 10.000 pekerja migran Filipina yang tidak dibayar. Langkah itu diumumkan setelah pertemuan antara Presiden Ferdinand Marcos Jr. dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Seperti dilaporkan Arab News, Sabtu (19/11/2022), Lebih dari 700.000 orang Filipina tinggal di Arab Saudi. Kerajaan Saudi adalah tujuan paling populer bagi pekerja Filipina di luar negeri, diikuti oleh UEA dan Kuwait.

Baca: Filipina Cabut Larangan Pengiriman Tenaga Kerja ke Arab Saudi

Marcos dan putra mahkota bertemu untuk pertama kalinya di sela-sela pertemuan pemimpin Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik di Thailand pada Jumat (18/11/2022), di mana Kerajaan mengumumkan bahwa mereka telah menyisihkan SR2 miliar (USD532 juta) untuk membayar gaji ribuan orang Filipina yang berkerja di luar negeri, yang telah jatuh tempo.

“Itu benar-benar berita bagus. Dan, putra mahkota benar-benar mempersiapkannya. Dia mengatakan bahwa keputusan itu dibuat hanya beberapa hari yang lalu karena kami akan pergi (bertemu) dan dia mengatakan ini adalah hadiahnya,” kata Marcos Jr setelah pertemuan.

Menurut Marcos Jr, pembicaraannya dengan putra mahkota berfokus pada investasi dan kesejahteraan pekerja migran Filipina di Kerajaan Saudi.

Baca: Arab Saudi Pancung Wanita Filipina atas Kasus Pembunuhan

Sekitar 10.000 orang Filipina bekerja untuk berbagai perusahaan Saudi yang menyatakan bangkrut pada 2015 dan 2016, membuat pekerja mereka tidak dibayar. Janji Saudi datang setelah Filipina awal bulan ini melanjutkan penempatan pekerja Filipina di luar negeri, termasuk pembantu rumah tangga dan pekerja konstruksi, ke Kerajaan.

Venecio Legaspi, asisten sekretaris di Departemen Pekerja Migran Filipina, mengatakan kepada Arab News, bahwa pemerintah Filipina “senang dengan pengumuman tersebut”. “Kita bisa melihat bahwa hubungan antara Filipina dan Arab Saudi benar-benar membaik sekarang. Ini adalah berita yang sangat bagus,” ungkapnya.

Legaspi, yang telah bekerja di Jeddah selama 29 tahun, mengatakan para pejabat dari kedua negara sekarang akan bekerja untuk menyempurnakan detail teknis.

Baca: Thailand Tawarkan Diri Jadi Pintu Gerbang Arab Saudi ke Pasar Asia

“Jadi tidak bisa langsung tersedia. Masih ada proses, tapi datang dari presiden dan putra mahkota sendiri. Saya sudah berada di Saudi selama hampir 30 tahun – ketika orang-orang Arab berbicara, mereka memegang teguh kata-kata mereka, terutama yang datang dari putra mahkota,” kata Legaspi.

Anggota parlemen Filipina Marissa Magsino, dari grup One Filipino Worldwide yang didirikan untuk kepentingan pekerja Filipina di luar negeri, juga memuji perkembangan terbaru.

“Kami senang karena pekerja kami akhirnya akan menerima gaji mereka yang telah mereka usahakan dengan susah payah,” katanya kepada Arab News. “Ini akan menjadi hadiah Natal yang indah untuk (mereka),” lanjutnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Raksasa Teknologi Oracle...
Raksasa Teknologi Oracle PHK 21.000 Karyawan usai Fokus Bisnis Beralih ke AI
Rekomendasi
Harga LNG Naik Turun...
Harga LNG Naik Turun Mengacu Harga Minyak Dunia
Sidang Perdana Dokter...
Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar 2 Juli 2026, Roy Suryo Tunggu Praperadilan
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Pengasuh PP Sembilangan Bangkalan Soroti Kondisi NU
Berita Terkini
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Infografis
Bahlil Beri Sinyal Ojek...
Bahlil Beri Sinyal Ojek Online Tak Dapat BBM Subsidi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved