Korban Tewas Aksi Protes Kematian Penyanyi Ethiopia Tembus 239
Rabu, 08 Juli 2020 - 19:10 WIB
loading...
A
A
A
Mustafa juga mengatakan telah terjadi "kerusakan besar dan penjarahan properti milik pemerintah dan pribadi.
"Untuk mengendalikan kerusuhan ini lebih dari 3.500 tersangka telah ditangkap. Mereka adalah elemen anti-perdamaian yang melakukan serangan dengan menggunakan kematian artis sebagai dalih untuk membongkar sistem konstitusi dengan paksa," jelasnya.
"Populasi Oromo harus termasuk kelompok etnis lain yang hidup di dalamnya," cetusnya.
Musik-musik Hachalu selama ini adalah soundtrack untuk protes anti-pemerintah yang membawa Perdana Menteri Abiy Ahmed, pemimpin Oromo pertama di negara itu, ke tampuk kekuasaan pada 2018.
Namun, ketika Ethiopia bersiap untuk pemilihan yang akan menguji transisi demokrasi di bawah Abiy, banyak nasionalis Oromo merasa dikhianati, dengan alasan perdana menteri telah gagal untuk memperjuangkan kepentingan mereka.
Pemilihan umum yang bebas dan adil yang direncanakan pada bulan Agustus telah ditunda karena wabah virus Corona.
Mendidihnya ketegangan etnis di negara berpenduduk lebih dari 100 juta orang itu telah memberikan tantangan besar bagi Abiy, yang upayanya untuk melonggarkan tampuk kekuasaan dan membuka ruang demokrasi telah menyebabkan meningkatnya persaingan untuk merebut kekuasaan dan pengaruh.
"Untuk mengendalikan kerusuhan ini lebih dari 3.500 tersangka telah ditangkap. Mereka adalah elemen anti-perdamaian yang melakukan serangan dengan menggunakan kematian artis sebagai dalih untuk membongkar sistem konstitusi dengan paksa," jelasnya.
"Populasi Oromo harus termasuk kelompok etnis lain yang hidup di dalamnya," cetusnya.
Musik-musik Hachalu selama ini adalah soundtrack untuk protes anti-pemerintah yang membawa Perdana Menteri Abiy Ahmed, pemimpin Oromo pertama di negara itu, ke tampuk kekuasaan pada 2018.
Namun, ketika Ethiopia bersiap untuk pemilihan yang akan menguji transisi demokrasi di bawah Abiy, banyak nasionalis Oromo merasa dikhianati, dengan alasan perdana menteri telah gagal untuk memperjuangkan kepentingan mereka.
Pemilihan umum yang bebas dan adil yang direncanakan pada bulan Agustus telah ditunda karena wabah virus Corona.
Mendidihnya ketegangan etnis di negara berpenduduk lebih dari 100 juta orang itu telah memberikan tantangan besar bagi Abiy, yang upayanya untuk melonggarkan tampuk kekuasaan dan membuka ruang demokrasi telah menyebabkan meningkatnya persaingan untuk merebut kekuasaan dan pengaruh.
Lihat Juga :