Fakta-fakta Rudal Monster Terbaru Korea Utara Hwasong-17
Sabtu, 19 November 2022 - 13:34 WIB
loading...
A
A
A
Rudal itu ditampilkan untuk kedua kalinya di pameran pertahanan di Pyongyang pada Oktober 2021. Setelah memeriksa foto-foto pameran, analis menyimpulkan penampakan secara resmi ICBM yang besar ini kemungkinan besar adalah Hwasong-17, bukan Hwasong-16.
Pejabat di Seoul dan Washington mengatakan peluncuran pada 27 Februari dan 5 Maret melibatkan sistem ICBM Hwasong-17, meskipun mereka tidak menguji kemampuan atau jangkauan penuhnya. Beberapa analis mengatakan tes itu mungkin hanya melibatkan satu tahap.
5. Rancangan?
Ukuran Hwasong-17 telah mendorong para analis untuk berspekulasi bahwa rudal itu akan dirancang untuk membawa banyak hulu ledak dan umpan untuk menembus pertahanan rudal dengan lebih baik.
Beberapa pengamat mengatakan bahwa teknologi satelit yang diklaim Korea Utara telah diuji pada peluncuran 27 Februari dan 5 Maret juga dapat digunakan untuk sistem kendaraan masuk kembali (MIRV) yang dapat ditargetkan secara independen, yang berpotensi memungkinkan satu rudal untuk menjatuhkan hulu ledak nuklir pada target yang berbeda.
Korea Selatan dan Amerika Serikat mengatakan Korea Utara telah membuat persiapan untuk melanjutkan uji coba nuklir untuk pertama kalinya sejak 2017, dan para pejabat mengatakan uji coba baru dapat membantu mengembangkan hulu ledak untuk sistem MIRV.
Baca: Spesifikasi Hwasong-17 Rudal Monster Milik Korea Utara
Pejabat di Seoul dan Washington mengatakan peluncuran pada 27 Februari dan 5 Maret melibatkan sistem ICBM Hwasong-17, meskipun mereka tidak menguji kemampuan atau jangkauan penuhnya. Beberapa analis mengatakan tes itu mungkin hanya melibatkan satu tahap.
5. Rancangan?
Ukuran Hwasong-17 telah mendorong para analis untuk berspekulasi bahwa rudal itu akan dirancang untuk membawa banyak hulu ledak dan umpan untuk menembus pertahanan rudal dengan lebih baik.
Beberapa pengamat mengatakan bahwa teknologi satelit yang diklaim Korea Utara telah diuji pada peluncuran 27 Februari dan 5 Maret juga dapat digunakan untuk sistem kendaraan masuk kembali (MIRV) yang dapat ditargetkan secara independen, yang berpotensi memungkinkan satu rudal untuk menjatuhkan hulu ledak nuklir pada target yang berbeda.
Korea Selatan dan Amerika Serikat mengatakan Korea Utara telah membuat persiapan untuk melanjutkan uji coba nuklir untuk pertama kalinya sejak 2017, dan para pejabat mengatakan uji coba baru dapat membantu mengembangkan hulu ledak untuk sistem MIRV.
Baca: Spesifikasi Hwasong-17 Rudal Monster Milik Korea Utara
(ian)
Lihat Juga :